Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

Sarundajang Paparkan Peluang Investasi di Sulut Dihadapan Pengusaha Korsel

Tonny Sumakul   |   5 Juli 2012 – 19:31 WITA
sinyo sarundajang

Sarundajang saat memaparkan peluang investasi di Sulut dihadapan pengusaha asal Korsel

MANADO, (manadotoday.com) – Guna kemajuan pembangunan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), berbagai langkah terus dilakukan Gubernur Dr. Sinyo Harry  Sarundajang.

Salah satunya, Sarundajang memaparkan terkait peluang investasi di “Bumi Nyiur Melambai”, dihadapan pengusaha-pengusaha dan kadin di Korea Selatan, pada sebuah acara yang dilaksanakan di Grand Intercontinental, Seoul, Korsel.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Sulut tersebut, memaparkan terkait rencana pembangunan jalan tol Manado – Bitung dengan panjang 43,6 kilometer dengan nilai investasi Rp. 3,6 trilliun, pembangunan geothermal, pembangunan infrastruktur untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bitung dengan nilai invetasi sekitar 60 juta US dollar.

“Pak Gubernur juga mempresentasikan terkait potensi proyek rel kereta api Makassar – Bitung, dengan tahap pertama yakni rel kereta api Bitung – Gorontalo sepanjang 250 kilometer, juga pengembangan infrastruktur pariwisata di Sulut,” terang juru bicara Sarundajang, Christian Sumampow SH, MEd.

Kata dia, kehadiran Sarundajang dan tim di Korsel itu, difasilitasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI,  untuk market sounding melalui kegiatan marketing investasi Indonesia.

“Sulut menjadi salah satu Provinsi yang diundang kedutaan besar RI untuk Korea Selatan, untuk memaparkan peluang investasi bagi para pengusaha di Korsel,” ungkap Sumampow.

Kegiatan itu, dihadiri Kepala BKPM-RI Prof.Dr. Chatib Basri, Duta Besar RI untuk Korsel Mr. Nicholas Dammen, Kepala Kamar Dagang dan Industri Korea Mr. Kyung Shik Sohn, dan Deputi Kadin untuk Indonesia Mr. Peter Gontha.

Usai pemaparan investasi itu, Sarundajang kemudian menerima langsung calon investor dalam One on One Meeting, diantaranya Mr. Lee, SahngJoon Jesse, Project Manager dari Overseas Railway Business Department Korea, Mr. Kim Sang Yun, General Manager untuk CK Global Co Ltd, Mr. Michelle Hansang Jo dari Energy Project dan Ship Line, Mr. Lee jin-wan Manager Sanchully Co Ltd. Mereka tertarik untuk pembangunan jalan Tol Manado-Bitung, rencana pembangunan jalur kereta api Bitung-Gorontalo dan pengembangan geothermal dan hydro power plant.

Sementara untuk potensi geothermal, yang ditawarkan  Sarundajang yakni, di Minahasa 400 MW, dengan nilai investasi 800 Juta US Dolar. Di Bolaang Mongondow potensi sebesar 300 MW, dengan nilai investasi 600 Juta US dollar, dan Hydro Power Plant sebesar 280 Megawatt, dan existing 59,80 MW.

Sumampow menambahkan, Jumat (6/7) besok, Gubernur Sulut dan tim, direncanakan akan berkunjun ke Busan, untuk mempelajari pengembangan industri perikanan terbesar di Korsel.

Diketahui, kunjungan Sarundajang ke Korsel itu, didampingi sejumlah pejabat Pemprov Sulut, diantaranya, Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Ir. Roy Roring, M.Si, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPM) Ir. Tonny Korah M.Si, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ir. Boy Tamon M.Si, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ir. Eddy Kenap M.Si, dan Kepala Bidang Kerjasama Luar Negeri BKPMD Sulut, Dr. Franky Manumpil. (*/ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading