Sarundajang Tetapkan HET Elpiji 3 Kg di Sulut
Manengkey: Tiap Daerah Bervariasi
MANADO, (manadotoday.com) – Guna menindaklanjuti program pemerintah terkait konversi minyak tanah ke gas, dan untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor. 26 Tahun 2009 tentang penyediaan dan pendistribusian LPG (Elpiji) sebagai pelaksanaan dari Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 104 Tahun 2004 tentang penyediaan, penditribusian dan penetapan harga LPG tabung 3 kilogram (Kg), Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), akhirnya mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) elpiji tabung 3 kg untuk daerah ini.
Menurut Kepala Biro Ekonomi Pemprov Sulut, Dr. Adry Manengkey SE, M.Si, SK Gubernur Sulut tentang penetapan HET elpiji 3 Kg itu, dengan Nomor 205 Tahun 2012 tentang Penetapan HET LPG tabung 3 Kg di Sulut.
Dijelaskannya, dalam SK itu disebutkan kalau penetapan HET elpiji itu, berlaku untuk Kabupaten/Kota yang wilayahnya ditunjuk sebagai daerah konversi minyak tanah ke gas elpiji 3 kg, yakni Kota Manado, Bitung, Tomohon, Kotamobagu, Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara (Minut), Minahasa Selatan (Minsel), Minahasa Tengara (Mitra) dan Bolaang Mongondow.
“HET gas elpiji 3 kg ini, yakni untuk di pangkalan gas elpiji. Dan dalam SK itu disebutkan kalau pengguna gas elpiji tabung 3 kg, adalah konsumen rumah tangga yang ditetapkan dan usaha kikro,” terang Manengkey, Rabu (1/8).
Lanjutnya menyampaikan, untuk penetapan HET elpiji tabung 3 kg ini, bervariasi. Dimana antara Rp. 15.000 sampai Rp. 19.850. Kata dia, penetapan Rp 15.000, dengan memperhitungkan antara lain biaya penyusutan, Upah Minimum Regional (UMR) di Sulut sebesar Rp. 1.250.000, yang b erbeda dengan UMR di Pulau Jawa, juga letak geografis yang menyebabkan biaya tranportasi mempengaruhi harganya untuk bervariasinya.
“Dalam lampiran SK penetapan HET tersebut, untuk Kota Bitung Rp. 15.000, Minut Rp. 15.000, Manado Rp. 15.000. untuk Minahasa harganya bervariasi, yakni antara Rp. 15.350 sampai Rp 15.950. kota Kota Tomohon Rp. 15.450. untuk Minsel harganya juga bervariasi antara Rp. 15.750 sampai Rp. 17.450. Mitra antara Rp 16.150 sampai 17.250. Untuk Kotamobagu Rp. 18.900, dan Bolmong antara Rp. 18.850 sampai Rp. 20.350,” terang Manengkey. (ton)









Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.