Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

Sejumlah Anggota DPR-RI Puji Kerukunan di Sulut

Tonny Sumakul   |   13 September 2012 – 21:47 WITA
Gubernur Sarundajang terima kunjungan Anggota DPR-RI

Gubernur Sarundajang saat menerima kunjungan Anggota DPR-RI

MANADO, (manadotoday.com) – Kerukunan yang dijaga masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), terus mendapatkan pujian dari berbagai pihak. Kali ini dari beberapa Anggota DPR-RI, yang mengaku salut atas kerukunan yang selama ini terjaga di Bumi Nyiur Melambai.

Anggota DPR RI dari Partai Gerindra Dr. Sumarjati Arjoso misalnya. Dirinya memberikan aspresiasi atas suasana aman, kondusif dan sarat dengan kekeluargaan, di Sulawesi Utara.

“Warga Sulut selalu hidup aman dan damai. Ini kami beri ancungkan jempol. Kami juga ingin tahu bagaimana menjaga keamanan daerah,” ujar Arjoso, usai pertemuan antara tim Panitia kerja (Panja) RUU Ormas bersama Pemprov Sulut, di kantor gubernur Sulut, Kamis (13/9).

Kata dia, ditengah daerah lain diberitakan ada aksi demo dengan tindakan anarkis dan pengrusakan fasilitas umum, di Sulut justru selalu aman.

“Kerukunana juga merupakan peran Pemda di daerah ini, yang terus memberikan masukan dan himabuan ke masyarakatnya,” tandasnya.

Hal senada juga dikatakan Eddy Sadeli SH, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat (PD). Sadeli menilai, wajar jika masyarakat di Sulut selalu hidup rukun dan damai. Fakta dari IPM, Sulut terbaik ke-dua secara nasional.

“Itu benar-benar tak terbantahkan, melihat kerukunan di daerah ini. Masyarakat disini juga, pinter dan tak mudah dihasut atau diprovokosi. Daerah lain harus banya belajar dari Sulut,” ungkapnya.

Sementara Gubernur Sulut Dr. S.H. Sarundajang, dengan arif mengatakan jika kerukunan itu semua merupakan kerjasama dari semua pihak termasuk didalamnya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Masyarakat di Sulut juga selalu bersikap santun dan saling menghargai, sehingga kerukunan itu terus terjalin. Dan untuk Forkopimda, kami selalu melakukan koordinasi,” ungkap Sarundajang.

Ia menambahkan, hal utama kestabilan suatu daerah terus terjaga, yakni jangan sampai masyarakat itu menjadi “lapar”.

“Secara pribadi, jika diberikan pilihan resah terhadap orang gila atau lapar, yang saya takuti adalah orang lapar. Karena, ketika orang menjadi lapar, orang tersebut bisa bertindak melebihi aksi dari orang gila,” contoh Sarundajang, sembari mengatakan, jika Pemda da masyarakat terus menggali dan memanfaatkan potensi-potensi SDA dan SDM, agar tingkat kemiskinan berkurang, dan kesejahteraan bertambah. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading