Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Sekilas tentang Video Keong Racun

Redaksi Manado Today   |   1 Agustus 2010 – 09:21 WITA

TANPA terduga lagu yang memiliki daya kritik social, seperti sindiran yang dipoles dengan syair nakal, menjadi topic pembicaraan kalangan pengguna Internet. Bahkan menurut beberapa berita yang dilansir baik televisi dan radio, Keong Racun sempat menduduki Top trending topic di Twitter.

Padahal, lagu Keong Racun yang dinyanyikan secara lipsync oleh dua mahasiswi pada salah satu perguruan tinggi di Bandung, Shinta dan Jojo diciptakan seorang pencipta lagu yang produktif di Bandung Subur Tahroni (49) yang ternyata hanya bermukim di sebuah rumah sempit berukuran 5 x 6 meter di Gang Siti Mariah, Kelurahan Jamika, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung. Bersama istrinya dan keempat anaknya, Subur sudah lama tinggal di situ, seperti dirilis dari vivanews.com

Kondisi lingkungan yang susah, membuat Subur Tahroni selalu memiliki kreasi mencipta lagu yang berisi ironi kehidupan. Salah satu lagunya yang tenar di Bandung adalah “Pacar Lima Langkah.”

Lagu itu diinsipirasi oleh kehidupan asmara di gang sempit itu. Pacaran dengan tetangga, begitu lirik lagu Subur, sungguh beruntung. Hemat dalam segala hal. Coba saja simak syairnya.

Pacarku memang dekat

Lima langkah dari rumah

Tak perlu kirim surat

SMS juga gak usah

Kalo rindu bertemu

Tinggal ngomong depan pintu

Tangan tinggal melambai

Sambil bilang helo sayang

Lagu Keong Racun juga diinspirasi dari kehidupan orang-orang di sekitar Subur. Anak Subur bernama Bayu Eka Prasetya mengisahkan lagu itu digubah sang ayah pada tahun 2008, diilhami oleh kawannya yang seorang playboy tulen alias doyan gonta-ganti pacar.

“Saya tanya ke Bapak soal lagu ini, kata Bapak lagu ini cerita tentang temannya yang suka main cewek, playboy,” kata Bayu kepada VIVAnews.com. Dia menambahkan, ayahnya makin dikenal masyarakat sejak lagu Keong Racun berkumandang di mana-mana.

Saat VIVAnews.com bertandang ke rumah itu, Kamis, 29 Juli 2010, Subur sedang tidak di rumah. Sudah dua hari dia tidak pulang. Menurut Bayu, ayahnya hanya bilang ingin menenangkan diri dahulu ke luar kota. “Mungkin sedang mencari inspirasi,” ungkapnya.

Bayu beserta ibunya Yeti Wartini (49) mengaku senang lagu ciptaan Subur bisa terkenal di seluruh negeri setelah dinyanyikan secara lipsync oleh Shinta dan Jojo. Menurut Bayu, ayahnya yang seniman tidak mempermasalahkan lagunya dinyanyikan oleh orang lain.

Selain Keong Racun, Buy Akur–begitu Subur biasa disapa–telah menciptakan ratusan lagu dari berbagai genre, seperti rock, pop, dan dangdut. 

Bayu mengisahkan suatu hari Lisa, penyanyi yang pertama kali mendendangkan lagu Keong Racun, pernah datang ke rumahnya bersama Charlie – ST12. Mereka berniat membeli hak cipta lagu itu.

Bayu tak tahu berapa lagu-lagu ciptaan Buy selama ini dihargai. “Sudah profesi Bapak untuk menciptakan lagu, saya tidak tahu harga satu lagu berapa,” kata Bayu. (MT/VNC)

Inilah syair Keong Racun yang sedang meledak di blantika musik nasional itu:

Dasar kau keong racun

Baru kenal eh ngajak tidur

Ngomong nggak sopan santun

Kau anggap aku ayam kampung

Kau rayu diriku

Kau goda diriku

Kau colek diriku

Eh, ku takut sekali

Tanpa basa basi kau ngajak happy happy

Eh, kau tak tahu malu

Tanpa basa basi kau ngajak happy happy

Mulut kumat kemot

Matanya melotot

Lihat body semok

Pikiranmu jorok

Mentang-mentang kau kaya

Aku dianggap jablay

Dasar koboy kucai

Ngajak check-in dan santai

Sorry sorry sorry, Jack

Jangan remehkan aku

Sorry sorry sorry, Bang

Ku bukan cewek murahan

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading