Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Headline, Pemerintahan

Sekprov Sulut Dilarang Masuk Areal Tambang PT Sumber Energi Jaya

Redaksi Manado Today   |   6 Maret 2011 – 19:15 WITA

Manado Today – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara, Robby Mamuaja dihadang dan dilarang masuk ke areal tambang PT Sumber Energi Jaya (SEJ), kawasan Karimbow-Tokin Kecamatan Motoling, Minahasa Selatan dilakukan petugas keamanan setempat.

“Padahal kunjungan saya ke lokasi tambang itu Sabtu (5/3) untuk bertemu dengan pimpinan perusahaan guna meminta keterangan kelengkapan administrasi kegiatan pertambangan di Sulut,” kata Mamuaja, di Manado, Minggu.

Peristiwa memalukan itu terjadi pada Sabtu siang di depan pos masuk perusahaan tambang tersebut, dimana rombongan Sekprov beserta jajarannya dan tokoh masyarakat Desa Karimbow bermaksud meninjau lokasi tambang itu.

Pada kunjungan kerja itu, situasi tidak mengenakan dialami Sekprov ketika tim pengamanan serta dibantu jajaran Brimob melarang Sekprov masuk dengan alasan tidak jelas.

Pada saat tim pengamanan menghubungi Agustinus Wendy selaku kepala teknik PT SEJ, kemudian hanya melakukan dialog diluar lokasi pertambangan.  Menurut Sekprov Mamuaja yang segera mengakhiri masa jabatannya pada 7 Maret 2011 itu, maksud kedatangannya di perusahaan ini sesungguhnya bertujuan baik, meninjau langsung lokasi tambang yang banyak resistensi masyarakat serta kelayakan administrasi yang belum lengkap.

“Saya tidak ada maksud-maksud tertentu untuk merugikan perusahaan ini, kunjungan saya terkait erat dari segi pengurusan kelengkapan administrasi di Pemprov Sulut yang belum tuntas,” ujarnya.

Walau sudah dijelaskan maksud kunjungannya itu, tetap saja Sekprov tidak diizinkan oleh Agustinus Wendy untuk masuk di areal tambang, karena pintu masuk tetap saja digembok dengan palang besi oleh pihak security.

“Kegiatan tambang ini bagi pemerintah masih liar, karena sesungguhnya belum memenuhi syarat administrasi. Hanya ada rekomendasi dari Bupati Minahasa Selatan,” ujarnya.

Berkaitan dengan itu juga, belum lama ini Pemprov Sulut telah menerima surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menghentikan kegiatan PT SEJ dari Desa karimbow, karena mungkin ada indikasi penyalagunaan kewenangan.

Tokoh masyarakat Desa Karimbow Arie Kaligis menyayangkan tindakan tak terpuji PT SEJ kepada Sekprov Sulut, dimana seorang pejabat tak semestinya mendapat perlakuan tidak baik, padahal untuk kepentingan perusahaan itu sendiri.

Menurutnya, kehadiran PT SEJ di Desa karimbow dan Tokin sesungguhnya cukup baik, karena dapat memberi nilai tambah bagi ekonomi warga, salah satu adanya penyerapan tenaga kerja. Namun disesalkan hingga saat ini perusahaan belum menepati janjinya, melakukan sosialisasi dan terkesan kurang baik kepada warga dan pemerintah daerah. (ann/her)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

& Komentar »

  • alex mengatakan:

    selamat tinggal negeri hijau.usir semua pihak yg mengusahakan tambang di tokin.keuntungan yang kalian dapat hanya sedikit dan sesaat,tapi akibat yang ditimbulkan sampai selama-lamanya.
    bupati minsel hanya tahu rupiah,tidak tahu akibat.
    selamat datang dinegeri neraka…

  • Anak Karimbow mengatakan:

    Sejak beroprasinya tambang yang di pegang PT SEJ,kuala Ranoyapo tiap kali hujan deras seperti bercampuran minyak,dari manakah asal minyak tersebut???
    Bagi Pemkab minsel dan Pemprof Sulut,untuk turun langsung melihat jalannya tambang yang berlokasi di desa karimbow dan Tokin tersebut.Agar tidak membahayakan masyarakat desa Karimbow dan Tokin di kemudian hari.

  • Ranita mengatakan:

    Karna di butahkan oleh uang pemerintah tidak memikirkan nasip rakyat,saat ini kita belum akan menerima akibat yang di sebabkan oleh pertambangan yang di lakukan PT SEJ di desa Karimbow dan Tokin.
    Kita jangan berpatokan pada diri kita saat ini,tapi berpikirlah kepada anak dan cucu kita di masa yang akan datang.JANGAN MENJADI MANUSIA EGOIS.
    Dan di harapkan pemerintah baik di Kab Minsel dan PemProf turun langsung untuk melihat jalannya pertambangn,apakah itu menguntungkan bagi masyarakat atu merugikan????
    TYM for Pemerintah Sulut dalam mengambil Tindakan dan keputusan.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading