Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado, Nusa Utara

Sekkot Manado Lantik Kelembagaan GT-PPTPPO

Aldi Mawitjere   |   9 Mei 2012 – 22:28 WITA

MANADO, (manadotoday.com) – menyampaikan Perdagangan orang merupakan bentuk modern dari perbudakan manusia serta merupakan bentuk terburuk terhadap pelanggaran harkat dan martabat manusia. Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado, Ir Haefrey Sendoh Msi, mengutip sambutan Walikota Manado pada pelantikan kelembagaan Gugus Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT-PPTPPO) tahun 2012.“Kegiatan perdagangan orang telah meluas antar negara sehingga menimbulkan ancaman terhadap masyarakat, bangsa dan negara yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan yang adil dan beradab,”ujar Sendoh.

Dalam upaya melindungi warganya dari praktek perdagangan orang dan eksploitasi anak, Pemkot Manado terus meningkatkan komitmen dalam memerangi perdagangan orang melalui berbagai upaya pencegahan.

“Rehabilitasi dan reintegrasi korban, pengembangan norma hukum serta negakan hukum yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan,”tuturnya.

Untuk itu, komitmen sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 69 Tahun 2008 tentang GT-PPTPPO juga perwujudan UU No 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO).

“Saat ini Kota Manado telah memiliki gugus tugas PPTPPO sesuai dengan Keputusan Walikota Nomor 20 Tahun 2012 tanggal 22 Maret 2012. Kita meyakini bersama upaya pencegahan lebih efektif dan efisien. Karena untuk penanganan korban diperlukan biaya sosial ekonomi yang lebih tinggi,”tandasnya.

Karenanya, upaya pencegahan dan kewaspadaan dini terus dilakukan melalui berbagai dialog, sosialisasi, advokasi serta komunikasi informasi dan edukasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya dan dampak perdagangan orang.

Selain itu juga. Tantangan fundamental yang dihadapi adalah bagaimana menyelesaikan akar permasalahan yaitu meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui percepatan penurunan jumlah penduduk dibawah garis kemiskinan. Tingkat pengangguran serta meningkatkan sumber daya manusia dengan memperkuat kapasitas keluarga khususnya perempuan dan anak.

Ditambahkannya, untuk memerangi perdagangan orang sangat tergantung dari tekad, kerja keras dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, tidak hanya pemerintah tapi juga ormas, swasta dan perguruan tinggi.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading