Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

SHS : Kerukunan Topang Sektor Pariwisata di Sulut

Staff Manado Today   |   27 Juli 2011 – 12:22 WITA

Manado Today – Kerukunan masyarakat yang terjalin dengan baik menjadi salah satu faktor pendukung majunya pembangunan sektor pariwisata di Sulawesi Utara (Sulut).

“Modal majunya pariwisata di Sulut, selain keindahan alam juga budaya masyarakat dan kerukunan masyarakat serta stabilitas keamanan yang terkendali,” kata Gubernur Sulut, Sinyo Sarundajang di Manado.

Hal itu dikatakan Sinyo Sarundajang saat melakukan pertemuan dengan Komisi I DPRRI yang dipimpin Ketua Tim, Hayono Isman.

Hadir pada pertemuan itu antara lain, Wakil Gubernur Sulut Djouhary Kansil, Ketua DPRD Sulut Meiva Salindeho, Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Amril Amir, Kapolda Sulut Brigjen Pol Carlo Tewu, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VIII Manado Laksamana Pertama TNI Sugianto.

Sinyo Sarundajang mengatakan, Sulut telah berhasil melaksanakan berbagai kegiatan internasional di daerah itu, seperti World Ocean Conference (WOC) dan Coral Triangle Initiative (CTI) Summit di Manado.

Kegiatan itu berjalan dengan baik dan dihadiri sekitar 81 negara dan enam kepala negara.

Disamping itu juga telah melaksanakan kegiatan Sail Bunaken.

“Kegiatan internasional itu gemanya sangat positif, sehingga kedepan, perkembangan sektor pariwisata tersebut cukup memberikan harapan,” katanya.

Dia mengatakan, suksesnya pelaksanaan kegiatan itu membuat Sulut mendapatkan porsi untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan internasional.

“Sebagaimana Menteri Luar Negeri sampaikan, mulai tahun 2010-2015 kurang lebih 20-25 kegiatan internasional, akan dibagi ke Sulut,” kata Sarundajang.

Oleh karena itu, kata Sarundajang, Sulut menjadi salah satu tujuan daerah MICE (“Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition”).

Pada saat itu, Sarundajang juga menyampaikan berbagai keberhasilan yang telah dicapai Sulut, seperti pertumbuhan ekonomi mencapai delapan persen, angka kemiskinan tertekan lima persen dari sebelumnya 16 persen menjadi 11 persen.

Kemudian tingkat pengangguran mengalami penurunan dari 14 persen menjadi 10 persen serta indeks pembangunan manusia berada pada ranking dua nasional sesudah DKI.

Ketua Tim Komisi I DPRRI, Hayono Isman mengatakan, maksud dan tujuan tim kunjungan tersebut yakni ingin memberi dukungan terkait tugas komisi I dibidang pertahanan, luar negeri, serta bidang intelejen. (ann/jw)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading