Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Soetanto Akui PAD Diskominfo Manado Masih Minim

Aldi Mawitjere   |   19 Juni 2012 – 13:46 WITA

Belum Setor Retribusi Tower, 8 Provider Bakal Terima Sanksi Denda

kadis kominfo manado

Kadis Kominfo Manado, Ferry Soetanto

MANADO (manadotoday.com) — Salah satu objek Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Manado yakni tower yang dikelola oleh provider. Hanya saja, akibat belum menyetornya retribusi tower sejumlah provider berdampak pada perolehan PAD di Dinas Kominfo.

“Jujur PAD kita masih sangat minim. Ini lebih disebabkan hampir semua pengelola tower yang berjumlah 89 belum menyetor PAD ke pihak kami. Dari 89 tower ada sekitar 9 provider yang mengelola,” terang kadis Kominfo Ferry Soetanto.

Lantas apa yang menjadi langkah Kominfo kedepan untuk mengejar target PAD tersebut? Pasalnya, hingga memasuki triwulan ketiga PAD baru mencapai Rp 7 Juta. Karena tidak ada jalan lain selain langkah tegas, karena tidak adanya respon pihak pengelola tower tersebut.

“Kita akan berikan sanksi denda 2 persen bagi mereka yang belum melunasi hak mereka kepada dinas kami. Karena kami pun sudah melayangan surat pemberitahuan terkait pemberitahuan pembayaran serta batas waktu pembayaran,”tegas Soetanto.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading