Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

Sondakh Instruksikan Kendaraan Dinas Gunakan Pertamax

Aldy Monareh   |   1 Juni 2012 – 17:49 WITA

BITUNG, (manadotoday.com) – Menindaklanjuti instruksi presiden tentang pembatasan penggunaan Bahan Bakar Minyak ( BBM) bagi kendaraan umum dan kendaraan dinas. Walikota Bitung menegaskan agar kendaraan dinas di lingkungan Pemkot Bitung tidak lagi menggunakan BBM bersubsidi.

“Saya minta kendaraan dinas Pemkot Bitung agar tidak menggunakan premium dan beralih menggunaklan Pertamax,” tandas Sondakh yang didampingi Sekertaris daerah Kota Biotung drs Edison Humiang, kepada sejumlah wartawan, Jumat (1/6/2012).

Hal ini juga kata Sondakh, juga telah menjadi kesepakatan dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh gubernur Sulawesi utara beberapa waktu lalu.

“Kita harus mengamankan instruksi presiden terhadap pembatasan penggunaan BBM karena itu saya meminta seluruh kepala SKPD harus melaksanakan instruksi ini sebagaimana ketentuan terutama pelarangan kendaraan plat merah untuk mengisi BBM bersubsidi,” ujarnya.

Lanjut dia, Pemkot Bitung akan membentuk tim terpadu dan berkoordinasi aparat kepolisian untuk melakukan pengendalian baik penyaluran, pembagian, pengisian dan penggunaan BBM di SPBU dan SPBU khusus nelayan.

“Guna mengamankan instruksi ini Pemkot akan membentuk tim terpadu yang akan bekerjasama dengan aparat Kepolisian untuk nantinya melakukan pengawasan di SPBU, “ tutup Sondakh. (lou)

Ilmuwan Israel Kembangkan Tanaman Ganja Anti ‘Teler’

Untuk mata yang tak terlatih, tanaman ganja yang dikembangkan oleh ilmuwan Israel ini tampak persis seperti aslinya. Karena terlihat, berasa dan berbau seperti tanaman ganja normal.

Tapi ada satu perbedaan penting, karena ganja yang satu ini tidak membuat orang ‘teler’.

Menurut harian Maariv yang dikutip Dailymail, tanaman ganja baru ini mempunyai banyak karakteristik sama dengan versi yang lama, tapi tidak menyebabkan efek yang biasanya dari ganja normal yang disebabkan oleh zat THC, atau tetrahydrocannabinol.

Tikkun Olam, perusahaan yang mengembangkan tanaman tersebut berhasil menghilangkan efek dari substansi itu. Dan sebagai gantinya, mereka meningkatkan efek dari zat lain yang disebut cannabidiol, yang dalam uji medis dikatikan dengan pengurangan efek dari beberapa penyakit mental.

Tzahi Klein, kepala pengembangan di Tikkun Olam, mengatakan kepada Maariv, bahwa versi tanaman yang mereka hasilkan hampir identik dengan aslinya.

“Ganja ini memiliki aroma, bentuk, dan rasa yang sama dengan tanaman asli, tetapi sensasi mati rasa yang biasanya pengguna rsakan telah dihilangkan” tuturnya.

“Banyak pasien kami yang mencoba tanaman baru tersebut menganggap kami menipunya, dengan memberikan mereka plasebo,” tambah Klein.

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading