Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

Sondakh : RPJMD 2011-2016 Wujud Visi dan Misi Kota Bitung

Staff Manado Today   |   25 Agustus 2011 – 21:42 WITA
walikota bitung

Walikota Bitung : Hanny Sondakh

Bitung Today – Walikota Bitung Hanny Sondakh menyampaikan Ranperda bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bitung 2011-2016 yang merupakan wujud dari visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Bitung yang dibentuk dalam rangka melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“ RPJMD ini merupakan dokumen perenncanaan untuk 5 tahun masa jabatan (2011-2016) dengan mengakomodir berbagai kepentingan dan aspirasi masyarakat.

Sebagai Kota Bahari Yang sejahtera, Demokratis dan Damai” terang Sondakh dalam rapat Paripurna pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2010, dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2012, Kamis (25/8/2011).

Disampaikannya, rancangan KUA-PPAS tahun anggaran 2012 sebagai bahan untuk penyusuaian APBD 2012 yang diarahkan pada 15 prioritas pembangunan sebagaiman yang tertuang dalam Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bitung tahun 2012.

“ Untuk pendapatan Daerah 2010 yang ditargetkan sebesar Rp 448.958.841.389 berhasil direalisasi sebesar Rp 446.819.398.413,85 atau sebesar 99,52%.

Untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2010 yang dianggarkan sebesar Rp 19.896.926.587 berhasil direalisasi sebesar Rp18,763.528.960,85 atau sebesar 94,670%,” ujar Sondakh.

Dijelaskan pula, pada tahun 2010 pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp 91.626.000.000 terealisasi sebesar Rp 99.876.000.000 lebih tinggi dari yang ditetapkan dalam APBD dengan rincian pengeluaran pembiayaan ini terdiri dari penyertaan modal, pembayaran pokok utang kepada pemerintah pusat dan investasi jangka pendek dalam bentuk deposito. Pada tahun anggaran 2010 juga terdapat silpa (sisa anggaran) sebesar Rp 14.554.193.123,28. Sementara pada pembelanjaan dianggarkan sebesar Rp. 476.707.940.392,43 hanya direalisasi sebesar Rp 459.724.036.794. Ini berarti terjadi penghematan sebesar Rp. 16.983.903.598,43 atau sebesar 3,56%.

“ Dan untuk penggunaan anggaran belanja daerah tetap terarah, efisiensi dan efektif dalam mendukung 7 prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.” Pungkas Sondakh. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading