Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Sonny Lela Sesalkan Pemilukada Ulang

Redaksi Manado Today   |   3 September 2010 – 22:00 WITA

Manado Today – Keputusan Makhamah Konstitusi (MK) dengan melakukan pemilihan suara ulang di semua TPS di Manado, sangat disayangkan personil Komis B dari Partai Buruh, Sonny Lela. Pasalnya, tak kurang 12 Miliar uang rakyat akan kambali terkuras untuk pemilukada ulang di Kota Manado.

“ Pemilukada ulang adalah bagian dari pemborosan dengan menghamburkan uang rakyat. Padahal disatu sisi masyarakat kini diperhadapkan krisis ekonomi global, “ ujar legislator yang satu satunya dari partai buru ini kepada manadotoday Jumat (03/09/2010) tadi.
Lebih jauh ditambahkannya, wacana dari tingkat pusat agar pemilihan kepala daerah dikembalikan ke lembaga legislative sangatlah tepat agar tidak menghambur-hamburkan uang rakyat. “ Saya sangat setuju pemilihan kepala daerah dikembalikan ke legislative agar tidak ada yang namanya pemborosan uang rakyat, “ jelas Lela.
Lela juga mengatakan bahwa seperti yang telah disampaikan Presiden SBY pada pidato kenegaraan 16 agustus lalu. Dimana kos anggaran dalam pelaksanaan pemilukada sangatlah fantastis. “Anggaran tersebut lebih baik digunakan untuk kepentingan public, “ tukasnya.(aldi)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

& Komentar »

  • rizky mengatakan:

    Mohon jangan diwacanakan Pemilukada Ulang, sebab faktanya adalah Pemungutan Suara Ulang (PSU). Keduanya berbeda implementasinya, kalau pemilukada ulan artinya semua tahapan diulang, kalau PSU adalah pemungutan suara saja yang diulang tanpa harus mengulang tahapan seperti kampanye dlsb.

  • mas sartono mengatakan:

    Tidak perlu disesali, itu adalah harga mahal yang harus dibayar untuk sebuah proses politik yang terbuka, puluhan provinsi dan ratusan kab./kota se-Indonesia harus membayar mahal ongkos politik itu dan akan berulang 5 tahun mendatang, mau mengembalikan ke model orde baru bukan perkara yang mudah karena akan banyak tantangan dan tentangan dari orang-orang yang merasa lahan politik dan mesin uangnya macet atau tidak berfungsi lagi.

  • Manado Today mengatakan:

    @Mas rizky: Bener usulan mas rizky. segera kami perbaiki. salam sukses

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading