Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Ekonomi dan Keuangan

Stok di Petani Habis, Harga Cengkih Sentuh Rp 82 Ribu per Kilogram

Staff Manado Today   |   1 Mei 2011 – 21:13 WITA

Manado Today – Harga cengkih di pasaran Kota Manado, Sulawesi Utara ternyata telah menyentuh level Rp82.000 per kilogram, yang diakibatkan terjadinya perburuan besar-besaran terhadap stok Cengkih ke petani oleh pedagang pengumpul guna memenuhi permintaan pabrikan rokok dan eksportir Emas Cokelat ini.

menjemur-bunga-cengkih.jpg

Emas Coklat

“Pabrik rokok dan eksportir berlomba mendapatkan stok cengkih, permintaan tinggi ini menyebabkan pedagang pengumpul mencari stok dari petani dan dampaknya harga melambung,” kata Gustav Karinda, pedagang cengkih di Pasar Pinasungkulan Karombasan Manado, Minggu.

Gustav mengatakan, harga Rp82.000 per kg ini, dikenakan pedagang pada cengkih berkualitas kering dan bersih.

Harga yang tercapai kali ini, kata Gustav merupakan angka tertinggi selama tahun 2011 ini, setelah pada bulan Maret masih berada dikisaran Rp70 ribu per kg.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Janny Rembet mengatakan, tingginya permintaan konsumen cengkih, menyusul produksi petani tahun ini tidak sebanding dengan kebutuhan.

“Kebutuhan pabrik diperkirakan capai 100 ribu ton setiap tahun, sementara hasil panen petani hanya berkisar separuh dari jumlah tersebut, akibatnya terjadi ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran,” katanya.

Janny mengatakan, berdasarkan hukum pasar tersebut, maka kemungkinan besar harga cengkih masih ada kemungkinan terus bergerak naik.

“Secara teori bila permintaan lebih tinggi dari penawaran, maka akan menggerek harga terus naik, ini berlaku untuk semua komoditas yang penentuan harganya berdasarkan mekanisme pasar,” kata Janny.

Sulut merupakan produsen cengkih terbesar di Indonesia, dalam kondisi panen raya produksi petani Sulut bisa mencapai 15 ribu ton, sedangkan panen biasa sekitar 5.000 hingga 6.000 ribu ton.

Cengkih menjadi komoditas unggulan masyarakat Sulut, karena lebih dari 100 ribu petani di daerah ini menyandarkan penghasilan keluarga pada produksi tanaman ini.

Sayangnya, kenaikan harga ini tak dinikmati petani yang telah menjual habis stok Cengkihnya untuk menutupi ongkos produksi dan biaya kebutuhan hidupnya. (ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading