Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Headline, Pemerintahan

Sudah Delapan Daerah di Sulut yang Gunakan E-KTP

Redaksi Manado Today   |   26 Februari 2011 – 23:42 WITA

Manado Today – Delapan kabupaten dan kota di Sulawesi Utara dijadikan proyek percontohan penerapan elektronik kartu tanda penduduk pada 2011. “Penerapan E-KTP merupakan cara baru yang jitu yang ditempuh pemerintah untuk membangun database kependudukan secara nasional, guna memberikan identitas lebih pasti kepada masyarakat indonesia,” kata Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) Roy Tumiwa, di Manado, Sabtu.

Delapan daerah tersebut yakni Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolmong Utara, Kota Manado, Tomohon, Kotamobagu, dan Bitung.

Ia mengatakan sejak 2010 pemerintah pusat telah mencanangkan penerbitan nomor induk kependudukan (NIK) dan penerapan E-KTP pada 2011, agar memperjelas pendataan penduduk secara nasional. “Pemerintah berupaya pelaksanaan pemutakhiran data kependudukan di semua kabupaten dan kota bisa terlaksana dengan baik hingga tahun 2012 mendatang. Saat ini baru delapan daerah di Sulut, dan tahun 2012 diharapkan 15 kabupaten dan kota sudah terlaksana,” ungkapnya.

Sampai saat ini di Sulut baru tiga daerah yang telah menyelesaikan pendistribusian surat pemberitahuan NIK kepada penduduknya yakni Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara dan Kota Manado.

Sedangkan Minahasa Selatan dan Bitung belum melaksanakan pencetakan dan pendistribusian surat pemberitahuan NIK kepada penduduk di wilayahnya. Maka dari itu penerapan e-KTP butuh perlakuan khusus dari pemerintah daerah yang menjadi sasaran program ini.

“Apabila sampai dengan batas waktu yang diberikan 28 Februari 2011 belum juga melakukan pendistribusian surat pemberitahuan NIK kepada penduduknya, maka dua daerah ini oleh pemerintah pusat dinilai gagal sebagai pilot project program e-KTP,” ujarnya.

Tumiwa mengatakan penerapan E-KTP sampai 2012, dan semua aspek pembiayaan, baik perangkat keras maupun perangkat lunak, blangko dan jaringan komunikasi data, serta biaya operasionalnya, menjadi beban APBD masing-masing daerah. (ann/her)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading