Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

Sulut jadi Model Pengembangan Buku Murah di Indonesia

Tonny Sumakul   |   30 Mei 2012 – 21:38 WITA
pengembangan buku murah di Sulut

Sosialisasi model pengembangan buku murah di Sulut

MANADO, (manadotoday.com) – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), kembali mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat. Kali ini, daerah yang dipimpin Gubernur Dr. Sinyo Harry Sarundajang (SHS), ditetapkan sebagai daerah model pengembangan buku murah.

“Dipilihnya daerah ini sebagai model pengembangan buku murah, alasannya karena Pemprov Sulut memiliki komitmen kuat dari aspek kebijakan untuk memajukan sektor pendidikan,” ujar Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemendikbud Dra. Diah Harianti MPSi, didampingi Direktur Politeknik Media Kreatif Negeri Jakarta Bambang Wasito Adi SH MSc, saat berkunjung di Sulut, untuk mensosialisasikan konsep model pengembangan unit percetakan pendidikan di daerah ini, Rabu (30/5).

Kunjungan yang berlangsung di ruang rapat Assisten II bidang Ekonomi Pembangunan, diterima Kepala Diknas Sulut Drs. Star Wowor MSi, serta sejumlah pejabat Eselon III dan IV Diknas Sulut itu.

Sementara itu, Diah mengatakan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan memberi bantuan mesin cetak untuk dikelolah Unit Percetakan Pendidikan (UPP) Pemprov, yang nantinya menyediakan buku pelajaran yang dibutuhkan sekolah-sekolah.

“Mudah-mudahan akhir tahun ini, proses pencetakan sudah bisa terlaksana,” ujar Diah.

Sedangkan Bambang Wasito, mengatakan, program ini adalah solusi terbaik untuk anak-anak didik, demi mendapatkan buku berkualitas murah dan merata dari UPP. Sebab, alasannya harga buku saat ini berdasarkan harga eceran tertinggi (HET) dianggap terlalu mahal.

“Jika dibandingkan komponen biaya cetak, pengadaan buku tingkat SD HET Rp. 34,944,426,573 dan UPP Rp. 18,316,669,804,” ungkap Wasito.

Wowor atas nama Gubernur Sarundajang, menyatakan kesediaannya untuk melaksanakan program tersebut di daerah ini.

Ia menambahkan, program tersebut akan sangat membantu siswa di daerah ini, sekaligus memberi apresiasi kepada Depdikbud, yang sudah memilih Sulut menjadi percontohan untuk pengembangan buku berkualitas murah dan merata.

“Kami optimis daerah ini akan berhasil menjadi percontohan, agar bisa dijadikan model di seluruh Indonesia,” tandas Wowor. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading