Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » DPRD Sulut, Headline, Pemerintahan

Sus : Rakyat Masih Sulit Dapat KUR

Staff Manado Today   |   29 April 2011 – 19:03 WITA

Manado Today – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Sus Sualang Pangemanan mengatakan, sebagian besar warga Minahasa Utara masih sulit mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari sejumlah perbankan, karena terlalu birokratis dan memberatkan.

Sus M Pangemanan

Sus M Pangemanan.

“Hasil reses saya di Minahasa Utara, sebagian besar warga mengeluhkan program KUR perbankan yang tidak optimal membantu warga dan terkesan birokratis,” kata Pangemanan, usai bertatap muka dengan tokoh masyarakat, petani dan nelayan di Minahasa Utara, Jumat.

Menurutnya, warga mengeluhkan pihak perbankan yang selalu meminta jaminan, padahal KUR sendiri merupakan program tanpa jaminan asalkan memiliki usaha jelas serta dijamin pemerintah.

Kemudian setiap peminat KUR harus sebagai anggota nasabah diatas enam bulan dengan membuktikan koran rekening, dengan ada aktifitas simpan pinjam sebelumnya.

“Persoalannya para warga kelas menengah ke bawah ini baru saja mengajukan permohonan KUR, karena ada usaha kecil menengan, jangan harus dihalangi karena itu programnya pemerintah,” katanya.

Pangemanan berjanji akan mempertanyakan hal ini ke pemerintah daerah dan beberapa bank di Sulut, termasuk Bank Sulut sebagai aset daerah atas kebijakan yang mempersulit para warga.

Padahal sebelumnya juga Pemimpin Bank Indonesia wilayah Manado Ramlan Ginting meminta perbankan di daerah ini lebih berani menyalurkan kredit usaha rakyat.

“Kredit usaha rakyat harus didorong, karena itu bank yang ada di daerah ini diharapkan lebih berani dengan tetap mempertahankan prinsip kehati-hatian dan selektif menyalurkan dana tersebut,” katanya belum lama ini.

Ia mengatakan, dengan menyalurkan KUR lebih banyak, akan dapat mendorong perekonomian di daerah ini tumbuh lebih tinggi di tahun-tahun mendatang.

Meski meminta perbankan lebih berani menyalurkan KUR, tetapi Ramlan berharap pemerintah daerah perlu memberikan pembelajaran kepada masyarakat agar prosesnya lancar dan dapat menggunakan pinjaman itu dengan baik.

“Sosialisasi KUR kepada masyarakat perlu didorong terus, apa yang dilaksanakan oleh BI harus ditambah dengan upaya pemerintah daerah memberi pembelajaran kepada masyarakat, sehingga ketika menerima kredit dapat mengembalikan tepat waktu,” katanya.

Kredit ini memang program pemerintah, tetapi jika kredit tersebut macet bisa membenani perbankan, karena itu penyaluran yang tinggi harus dibarengi dengan tingkat pengembalian yang tepat waktu.(ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading