Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung, Hukum dan Kriminal

Tahanan Kejari Bitung Diduga Lolos ke Jakarta

Redaksi Manado Today   |   8 April 2011 – 21:30 WITA

Wahyudin : Kajari Tidak Keluarkan Izin
Bitung Today –Oknum Kepala Dinas Tata Ruang Bitung HS alias Ade tersangka kasus IMB pendirian pelabuhan peti kemas tahun 2002, yang diduga merugikan keuangan daerah senilai Rp 483 juta rupiah, dan saat ini tercacat sebagai tahanan kota Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung, diduga lolos dari pengawasan dan melakukan perjalanan ke luar daerah sejak  7 April ke Jakarta.

Pasalnya seseorang yang statusnya tahanan kota tidak bisa keluar daerah tanpa seijin Kejaksaan Negeri Bitung.
Dari informasi yang diperoleh manadotoday, pada salah satu staf di dinas tata Ruang Kota Bitung, keberangkatan Kadis ke Jakarta untuk mengikuti salah satu acara. “Beliau baru berangkat kemarin (Kamis 7 April-red) ke Jakarta bersama pak Walikota karena mengikuti acara,” ujar salah satu staf pria kepada sejumlah wartawan Jumat (8/04/2011).
Terkait keberangkatan tersangka HS alias Ade, Kepala seksi (Kasi) Intelejin Kejari Bitung , Wahyudi SH mengakui bahwa beberapa hari lalu ada permohonan tersangka kepada Kejari Bitung, untuk keluara Kota, namun permohonan tersebut belum mendapat disposisi dari Kepala Kejari Bitung Bambang Eko Mintardjo atas permohonan tersebut, oleh karena itu penyidik belum menyetujui permohonan tersebut.
“Kejari Bitung , belum mengeluarkan ijin kepada tersangka untuk keluar kota,” terang Wahyudin.
Wahyudin menjelaskan, seorang tersangka yang berstatus tahan kota tidak dibenarkan untuk ke luar kota, Namun begitu diakuinya pula saat ini Kejari Bitung terkendala menahan kembali HS, karena belum diterimanya kejari Bitung surat resmi penetapan perpanjangan status penahanan kota HS, selama 30 hari dari Pengadilan Negeri Bitung, meski dari informasi yang terdengar surat terpanjangan tersebut telah di peranjang PN Bitung, yang masa perpanjangan tahanan Kota selama 40 hari telah berakhir 7 April lalu.
“Kami akan melakukan penahanan jika telah menerima surat tersebut. Sementara tersangaka tidak bisa ditahan apabilah perpanjangan tidak disetujui, karena saat ini kami belum mengetahui apa status tersangka , “ ujarnya.
Seperti diketahui Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bitung HS alias Ade ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Bitung pada Senin (7/02/2011), perihal pemberian reduksi retribusi IMB Terminal Peti Kemas, Pelabuhan Bitung tahun 2002, senilai Rp 983.681 .000. Dan PT Pelindo hanya membayar Rp 500 Juta juta kepada kepada Pemkot Bitung yang kemudian di potong Rp 10 Juta untuk administrasi, Akibatnya Pemkot Bitung dirugikan sebesar, Rp 483.681.000. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading