Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Headline, Hukum dan Kriminal

Tangan Kiri Pemuda Mangkit Buntung Di Sabet Parang

Redaksi Manado Today   |   10 Januari 2011 – 19:07 WITA

Belang Today-Indra Mawira (21) salah satu pemuda Desa Mangkit Kecamatan Belang, harus kehilangan  tangan kirinya, setelah menerima tebasan parang dari pengeroyoknya berinisial SD (30) dan SR (20) warga Wasian Kecamatan Dimembe Minahasa Utara (Minut), pada Jumat  pekan lalu, sekitar pukul 23.00 Wita.

Senjata Tajam yang Sering Dipakai Pelaku Kejahatan

“Kedua tersangka masih dalam pengejaran aparat. Dan kami akan terus mengusut tuntas kasus ini,” singkat Kapolsek Belang AKP Buce Kumajas Senin (10/01/2011) sekitar pukul 15.00 WITA.

Ceritanya, malam itu sekelompok anak muda sedang mengkonsumsi minuman keras (miras) disalah satu lorong di desa Mangkit. Tak lama kemudian terjadi salah paham diantara para pengkonsumis miras . Tak ayal, cek cok pun terjadi hingga berujung pada pengeroyokan kedua tersangka terhadap korban. Akibat pengeroyokan ini tangan kiri korban putus, melihat korbannya berlumuran darah, para tersangka langsung melarikan diri. Korban sendiri ditemukan warga dalam keadaan sekarat dan langsung melarikannya ke Rumah Sakit Umum Malalayang untuk mendapat perawatan medis.  (evel)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading