Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Hukum dan Kriminal, Minahasa Selatan

Tarkam Pecah, Modoinding Mencekam

David Masengi   |   22 Agustus 2012 – 18:41 WITA

Seorang Korban Dalam Keadaan Kritis

AKBP Sumitro SH

Kapolres Minsel, AKBP Sumitro SH

MODOINDING, (manadotoday.com) – Tawuran antar kampung (Tarkam) kembali pecah di Kecamatan Modoinding, dimana pada Rabu (22/8/2012) sekitar pukul 08:00 Wita tadi pagi, pemuda dari Desa Wulurmaatus dan Desa Makaaruyen Modoinding terlibat baku hantam yang menyebabkan setidaknya 6 orang warga harus dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang  berhasil dirangkum manadotoday, pertikaian antara pemuda dari kedua Desa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah dan dan kendaraan roda empat mengalami kerusakan berat akibat terkena lemparan batu.

Dalam bentrokan ini sedikitnya tujuh orang pemuda yang semuanya berasal dari Desa Wullurmaatus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka-luka. Bahkan satu diantaranya yakni Raffles Senduk saat ini dalam keadaan kritis, akibat terkena peluru senjata angin.
“Akibat pertikaian antara pemuda dari kedua desa ini, ada sejumlah rumah dan mobil rusak serta enam warga Desa Wulurmaatus yang dilarikan ke rumah sakit Manado, satu diantaranya kritis karena terkena peluru senjata angin,” ujar Brayen Lumatauw warga Wulurmaatus saat bersua dengan sejumlah wartawan.

Menurut informasi, penyebab tarkam tersebut bermula pada Jumat (17/8/2012) pekan lalu, sehabis upacara bendera HUT Proklamasi RI ke-67 yang dilaksanakan di halaman kantor Camat Modoinding. Dimana sekitar pukul 14:00 Wita, JS alias Ju warga Makaaruyen menikam korban Kiki Silow yang merupakan pemuda asal Desa Wulurmaatus. Akibat masalah tersebut, amarah para para pemuda dari desa Wulurmaatus tersulut sehingga melakukan pembalasan yang berakhir dengan tawuran antar kedua kampung.

Suasana di kedua desa tersebut sampai saat ini masih dalam keadaan mencekam, dimana para warga masih berjaga-jaga dari serangan kubu lainnya.

Kapolres Minsel AKBP Sumitro SH, melalui Kabag Ops Kompol Handry Harianto membenarkan kejadian ini, dan menambahkan Polres Minsel telah menurunkan ratusan personilnya untuk berjaga-jaga di kedua desa tersebut guna menghindari bentrokan susulan kedua kubu yang bertikai ini. (dav)

 

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading