Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Selatan

Tidak Ada Lagi TTP, PNS Minsel Malas Ngantor

Aldi Mawitjere   |   16 Mei 2012 – 07:23 WITA
Minahasa Selatan

PNS di kantor ini malas ngator dan pulang lebih awal karena tak lagi ada TTP

MANADO, (manadotoday.com) – Buntut sudah tidak lagi Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) bagi PNS di jajaran pemerintah Minahasa Selatan, ternyata sangat berdampak. Pasalnya, PNS di Pemkab Minsel kini malas masuk kantor karena TTP sudah di hapus.“Banyak PNS yang malas masuk kantor karena tidak ada lagi TTP. Kalau pun masuk mereka pulang lebih awal,”ujar salah satu PNS Minsel yang enggan namanya disebutkan. Terkait hal ini, tokoh masyarakat Minahasa Selatan Arthur Mintalangi, mempertanyakan komitmen Bupati Christiany Eugenia Paruntu untuk mensejahterakan warga masyarakat termasuk di dalamnya para Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Komitmen harus ditepati Bupati. Jangan hanya janji politik saat kampanye,”sindir Mintalangi.
Lagi, Tonaas Walak Kumelembuai itu mengatakan, persoalan yang terjadi di Minahasa Selatan, harusnya diseriusi oleh Bapati. Rekonsiliasi adalah satu-satunya jalan keluar Pemkab Minahasa Selatan untuk keluar dari berbagai persoalan yang ada.
“Saya rasa rekonsiliasi itulah kata yang tepat untuk Minsel saat ini. Yang pasti Tetty sapaan akrab Bupati pasti tahu akan kata rekonsiliasi. Karena, selagi tak ada rekonsiliasi, Minsel tidak akan majuh seperti awal pemerintahan Luntungan –Tuela,”sindirnya lagi.
Ditambahkannya, tak mengapa membandingkan keberhasilan yang dicapai pemerintahan saat ini dan sebelumnya. Karena dengan membandingkan keberhasilan dan kekurang tersebut bisa menjadi motivasi untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. “Kalau mau saya bandingkan Pemerintahan sekarang dengan Luntungan –Tuela sangat jauh. Karena Minsel dizaman Luntungan, Minsel menjadi garda terdepan pembangunan di Sulut. Bahkan kesejahteraan PNS sangat diperhatikan,”tukas Mintalangi.
Untuk itu, salah satu hal yang wajar ketika PNS di Minsel malas masuk kantor atau pulang lebih awal karena kesejahteraan mereka kurang mendapat perhatian Pemerintah.
“Mau jadi apa Minsel kedepan, kalau terus seperti ini. Jelas saja, dengan tidak diperhatikan kesejahteraan PNS itu, akan berpengaruh pada pelayanan kepada masyarakat,”pungkasnya.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading