Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Nasional

Tiga Warga Cina Tahanan Imigrasi Dipindahkan ke Hotel

Redaksi Manado Today   |   3 April 2011 – 11:59 WITA

Palu Today – Tiga warga negara China yang menjadi tahanan Imigrasi Palu, Sulawesi Tengah, dipindahkan dari ruang detensi Imigrasi ke salah satu hotel, kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Palu Arman Andria.
Ketiganya dipindahkan ke hotel atas jaminan seseorang yang mengaku ditunjuk pihak PT Fu Hui sebagai penanggungjawab sekaligus penerjemah ketiga warga China itu, kata Arman di Palu Sabtu.
Li Jianshun, Sihua Qin, dan Zhang Guang Wu ditahan Imigrasi karena diduga melanggar UU Keimigrasian.
Mereka berkerja sebagai karyawan perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Morowali, Sulteng.
Meski diinapkan di hotel, mereka tetap mendapat pengawasan dari petugas Imigrasi.
“Ada petugas Imigrasi yang menjaga mereka di hotel,” katanya.
Sementara Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Sulteng Ade Dahlan mengatakan, belum mengetahui jika ketiga warga China itu kini telah dipindahkan ke hotel.
Namun, sesuai dengan aturan, setiap orang asing bermasalah bisa saja diinapkan di hotel dengan alasan mendasar.
Ketiganya ditahan sejak Senin (28/3) karena diduga melanggar UU keimigrasian.
Ketiga warga China itu mengantongi dokumen keimigrasian antara lain paspor, visa, dan kartu izin tinggal sementara (kitas) yang dikeluarkan instansi berwenang.
Mereka tidak melapor ke Imigrasi saat pindah tempat tinggal.
Hingga kini mereka masih dalam proses pemeriksaan petugas imigrasi setempat. Jika proses pemeriksaan sudah selesai kemungkinan besar langsung dideportasi ke negara asalnya.
Ia juga menegaskan, pendeportasian orang asing tersebut baru akan dilakukan setelah pihak sponsor mereka dalam hal ini PT Fu Hui datang ke Palu.
Sampai hari ini, kata Ade Dahlan, belum satupun orang dari PT Fu Hui sebagai perusahaan yang mensponsori kedatangan mereka di Sulteng datang ke Kantor Imigrasi.
Imigrasi Palu sudah melayangkan surat ke PT Fu Hui di Jakarta, tapi hingga kini belum juga datang.
“Saya mendapat informasi bahwa ada seseorang yang dipercayakan perusahaan itu untuk membantu tiga warga China yang ditahan Imigrasi Palu mendampingi dalam proses pemeriksaan,” katanya.
Menurut dia, sebenarnya yang paling bertanggungjawab atas kasus mereka adalah pihak sponsor.
Pihak sponsor sesuai aturan bertanggungjawab atas beberadaan mereka di wilayah Sulteng termasuk melaporkan tempat kerja dan alamat tinggal mereka.
Jika tempat dan alamat tinggal pindah, maka kewajiban pihak perusahaan sponsor yang harus melaporkan kepada imigrasi.
Selama ini ketiga orang asing itu sudah pindah tempat namun tidak dilaporkan oleh pihak sponsor. (ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading