Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Pemerintahan

Tim Evaluasi DOB dan Dirjen Otda Kemendagri Beda Pendapat Soal Kategori Penilaian Kabupaten Sitaro

Tonny Sumakul   |   19 September 2012 – 15:58 WITA
kunker Dirjen Otda kemendagri di Sitaro

Dirjen Otda kemendagri saat melakukan kunker di Sitaro

MANADO, (manadotoday.com) – Tim Evaluasi Daerah Otonomi Baru (DOB) dan Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), berbeda pendapat soal kategori penilaian kepada Kabupaten Sitaro sebagai daerah otonomi baru.

Sebelumnya, tim DOB menilai jika Kabupaten Sitaro masuk dalam kategori kurang baik sebagai daerah otonomi baru. Kondisi itu, membuat Sitaro berada dalam status diawasi pemerintah pusat.

Namun, pendapat berbeda disampaikan Dirjen Otda soal Sitaro. Menurut mereka, laporan yang disampaikan ke tim evaluasi DOB, bertolak belakang dengan kondisi di Sitaro sendiri.
“Data di Kemendagri saat ini, Sitaro masuk kategori daerah otonomi baru yang kurang baik. Namun, setelah kami meninjau langsung wilayah ini, fakta dan laporan dari tim evaluasi DOB, bertolak belakang dengan kondisi disini,” ungkap Kepala Seksi Penataan Daerah Wilayah Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri, Drs. Turman Sitorus, usai melakukan kunjungan ke Kabupaten Sitaro.

Sitorus dalam kunjungan itu, melakukan peninjauan di beberapa kantor pemerintahan, DPRD, rumah sakit, dan sekolah-sekolah di daerah ini.

“Hasilnya, sebagai daerah otonomi baru Kabupaten Sitaro bernilai baik. Itu sangat berbeda dengan laporan di Kemendagri saat ini,” ungkap Sitorus.

Kata dia, hasil peninjauannya ini, akan diteruskan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, untuk dilakukan klarifikasi penilaian.

“Saya akan sampaikan ke pak Menteri, untuk merubah status penilaian Sitaro. Jangan sampai penilaian jelek ini, mengakibatkan Sitaro dikembalikan ke Kabupaten induk sebagaimana aturannnya,” tandas Sitorus, seraya menyesalkan kejadian ini, sebab beberapa pekan lalu Mendagri telah mengumumkan jika Sitaro adalah salah satu daerah otonomi baru yang masuk dalam kategori kurang baik.

Ia menambahkan, sejak tahun 1999 sampai saat ini, telah terbentuk 205 daerah otonom baru, yang terdiri dari 7 provinsi, 164 kabupaten dan 34 kota. Sehingga, jumlah daerah otonom sampai tahun 2009 adalah 524 buah yang terdiri dari 33 provinsi, 398 kabupaten, 93 kota, 5 kota administratif, dan 1 kabupaten administratif.

Diketahui, kunjungan Sitorus ke Kabupaten Sitaro, didampingi Kabag Otda Biro Pemerintahan dan Humas Sulut, Wellem Saroinsong, Kasubag Otda Danny Tamara M.Si, Kasubag Pengumpulan dan Penjaringan Informasi Vanda Jocom M.Si.

Kunjungan itu, diterima langsung Bupati Sitaro Toni Supit MM, Wakil Bupati Drs. Piet Kuerah, dan Sekab Sitaro Heddy Janis MM.

Sementara Bupati Toni Supit, mengaku lega dengan adanya klarifikasi soal status Sitaro dari pihak Kemendagri. Pasalnya, menurut Supit sampai sejauh ini, indicator penilaian untuk diterapkan sebuah daerah otonomi baru, sudah diterapkan di Sitaro.

“Makanya, waktu pengumuman hasil DOB diumumkan, kami pihak pemerintah mengaku bingung dan tidak tahu letak kesalahan dimana. Namun, syukurlah sekarang sudah dilakukan klarifikasi,” ungkap Supit. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading