Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Manado

TKB Kreatif Jadi Tanda Tanya

Aldi Mawitjere   |   8 Maret 2012 – 10:25 WITA

Anggaran Pagelaran Kesenian dan Budaya Diduga Menguap

Widdy Rorimpandey

Widdy Rorimpandey MPd

Manado, (manadotoday.com) — Janji Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Manado akan memantapkan visi, Manado Kota Model Ekowisata melalui pagelaran tradisi kesenian dan budaya Manado di Taman Kesatuan Bangsa atau TKB kreatif, ternyata hanya sekedar janji belaka.
Buktinya, Kadisparbud Manado, Peter Assa sebelumnya menegaskan, program tersebut akan mulai bergulir pada awal tahun 2012 ini yang merupakan tindak lanjut Walikota dan Wakil Walikota Manado dalam meningkatkan citra pariwista yang ada di Manado.
Namun kenyataanya, realisasi akan kegiatan tersebut hingga saat ini oleh Disparbud Manado belum ada, tak heran hal itu pun langsung mendapat sorotan dari warga Manado.
“Dinas Pariwisata Manado jangan cuma janji-janji akan melakukan berbagai kegiatan di Taman Kesatuan Bangsa. Buktinya hingga saat ini tidak ada kegiatan sama sekali, justru dengan adanya kegiatan tersebut akan berdampak positif pada pemeliharaan TKB itu sendiri begitu juga dengan seni budaya kita yang kembali akan terangkat. Jangan hanya habis di konsep,”terang Widdy Rorimpadey SPt MPd
Assa sendiri pun menegaskan sebelumnya, tujuan pagelaran kesenian dan budaya tersebut untuk mengembalikan fungsi TKB yang memang untuk kegiatan-kegiatan yang menyentuh potensi dunia pariwisata di Manado. Diketahui, pagelaran perdana di TKB tersebut memang telah diawali dengan louncing pada minggu pertama bulan November 2011 lalu, dan dipastikan Assa akan dilanjutkan setiap hari Sabtu akan diadakan berbagai kegiatan terkait dengan kesenian dan budaya.
Bukan hanya itu, anggaran untuk setiap kali pentas seni dan budaya di TKB telah dianggarkan hingga Rp15 juta. Dan menurut Assa anggaran tiap pentas tersebut bisa berkembang hingga Rp30 hingga 40 juta tiap pentas. Tak pelak, tidak adanya realisasi gelaran terserbut hingga memasuki bulan Maret 2012 ini, diduga anggaran tersebut ikut menguap.
Assa yang dimintai tanggapannya oleh wartawan, mengaku memang sesuai rencana akan dilakukan setiap akhir pekan. “Tapi kerena cuaca hujan sehingga kegiatan tersebut tidak bisa dilaksanakan,”kelit Assa.
Padahal, untuk setiap kegiatan di akhir pekan telah ditata di APBD di Disparbud Manado tahun anggaran 2012 sebesar, Rp10 hingga 15 juta per pentas. “Memang setiap kali pentas 10 hingga 15 juta dan itu sudah ditata di APBD. Dan anggaran itu bisa berkembang menjadi Rp30 hingga 40 juta ketika kegiatan nanti berskala besar. Ditata dalam tahun 2012 ini 30 kali pentas,”kata Assa.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading