Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Sulut Menduga Demo PAMI Sarat Kepentingan

Aldi Mawitjere   |   11 Maret 2012 – 18:32 WITA

Manado, (manadotoday.com) —Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat (Tokmas) Sulawesi Utara berpendapat bahwa demo PAMI terhadap Walikota Manado bernuansa kepentingan pribadi bukan kepentingan masyarakat dan terkesan asal-asalan karena tidak benar.
Sonny Mangangka SE, tokoh masyarakat kota Bitung yang juga Sekretaris Pria Kaum Bapa (PKB) GMIM wilayah Bitung V menilai, bahwa demo PAMI terhadap Walikota Manando Vicky Lumentut menimbulkan keresahan di masyarakat, sebab ini adu domba yang sengaja dilakukan untuk menimbulkan opini yang saling mencurigakan satu sama lain terutama ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Oleh sebab itu sebagai masyarakat kami tidak setuju dengan apa yang dilakukan PAMI. Ada apa dengan PAMI? Ini tanda tanya yang harus dijawab jujur dan tulus,”ujar Mangangka.
Tudingan kepada PAMI disampaikan pula oleh sekretris GMKI cabang Bitung, Billy Pangemanan SE yang juga sekretaris pemuda GMIM wilayah Bitung VII. Menurut Pangemanan bahwa PAMI sering melakukan pembohongan publik kepada masyarakat daerah termasuk tudingan terhadap Walikota Manado, Vecky Lumentut. Sebab apa yang dilakukan PAMI sama halnya yang dilakukan di kota Bitung waktu lalu penuh dengan kebohongan dan menimbulkan opini yang tidak memberikan pendidikan bagi masyaralat yang justru dilakukan adalah sebuah pembohongan yang disinyalir memiliki kepentingan pribadi.
“Kami mensinyalir ada maksud lain yang hanya mementingkan diri sendiri yang dilakukan PAMI dari pada masyarakat. Karena telah terbukti bahwa PAMI hanya mencari popularitas pribadi mereka dengan menuding tanpa bukti yang jelas seperti yang pernah diutarakan lalu di kota Bitung. Kami mengkuatirkan akan berdampak buruk bagi dunia investasi didaerah ini karena ketidak percayaan masyarakat terhadap pemerintah,”terang Pangemanan.
Nada penolakkan terhadap aksi PAMI pun meluncur dari Carter Lumare, tokoh pemuda Nusa Utara.
“PAMI telah menimbulkan opini yang memecah belah masyarakat dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Mereka (PAMI) membayar orang-orang yang bukan masyarakat kota Manado untuk gelar demo di KPK. Kami mensinyalir ada yang membackup mereka dan mengatasnamakan masyarakat Manado dan Sulut. Ini ada konspirasi yang tidak sehat yang hanya mementingkan diri sendiri yang sedang dilakukan, dan jika hal ini terus dilakukan maka kami juga akan menggelar demo menentang apa yang dilakukan oleh PAMI demi pelurusan dan kepentingan masyarakat Sulawesi Utara,”tegas Lumare.
Apa yang disampaikan Lumare didukung oleh ketua Forum Putra Putri Abdi Negara (FPPAN) Sulawesi Utara, Julius Pontoh Ssos. Menurut Pontoh bahwa FPPAN siap demo membubarkan PAMI sebab kami menilai PAMI hanya mengumbar pembohongan bagi masyarakat yang jelas – jelas mengganggu investasi di daerah ini.
“Kami akan mengerahkan massa yang besar untuk melakukan aksi keprihatinan bagi daerah ini yang sering diganggu oleh mereka yang hanya mengutamakan kepentingan pribadi bukan kepentingan masyarakat,”ujar Pontoh sembari menegaskan, akan terus mengawal daerah nyiur melambai yang rukun dan damai.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading