Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Selatan

Tombokan Sebut Keterlambatan Pembayaran Gaji di Minahasa Selatan Kelalaian SKPD

David Masengi   |   3 Maret 2012 – 11:56 WITA

Amurang, (manadotoday.com) – Menyikapi keluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) perihal belum disalurkannya hak para PNS lingkup Pemkab Minsel, Asisten III Pemkab Minsel, James Tombokan menyebutkan keterlambatan pembayaran gaji bagi 4.815 PNS di Minsel disebabkan karena SKPD terlambat memasukkan daftar gaji di Dinas Keuangan.
“Sebenarnya Jumat (02/03) kemarin, gaji baru tersebut sudah di bayarkan karena kami sudah mengeluarkan surat perintah pencairan dana (SP2D) ke bank, namun karena SKPD terlambat memasukkan daftar gaji PNS sehingga mengakibatkan ini mengalami penundaan,” terang Tombokan.
Ia pun menyebutkan keterlambatan ini adalah kesalahan SKPD, karena untuk memproses permintaan pembayaran gaji, daftar gaji PNS di setiap SKPD sudah harus dimasukkan jauh sebelumnya, agar proses pembayaran gaji PNS dapat disalurkan tepat waktu.
”Dan untuk proses pembayaran gaji dikeluarkan Surat Pemerintah Membayar (SPM) baru kemudian SP2D dikeluarkan,” ujar Tombokan menambahkan mudah-mudahan Pekan depan PNS di Minsel sudah dapat menikmati gaji baru .(dav)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading