Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Tomohon

Tomohon Jadi Tuan Rumah Seminar Supervisi Pelayanan Publik

Ardi Kalumata   |   21 Juni 2012 – 22:04 WITA
Seminar supervisi pelayanan publik

Seminar supervisi pelayanan publik di Tomohon

TOMOHON, (manadotoday.com) – Kota Tomohon ternyata memilki magnet tersendiri bagi Ombudsman Republik Indonesia sehingga dipilih menjadi lokasi dan tempat pelaksanaan kegiatan seminar yang bertajuk Supervisi Pelayanan Publik di yang dilaksanakan di Lokon Boutique Resort Kakaskasen I.

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang penting untuk dilaksanakan dalam upaya untuk mengetahui berbagai terobosan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tomohon dan lembaga publik lainnya dalam memberikan pelayanan yang yang maksimal kepada seluruh komponen masyarakat khususnya masyarakat Kota Tomohon.

Ombudsman adalah salah satu lembaga negara yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik baik yang diselenggarakan oleh penyelenggara Negara dan pemerintahan termasuk yang diselenggarakan oleh BUMN, BUMD dan BHMN serta badan swasta atau perseorangan yang diberi tugas menyelenggarakan pelayanan publik tertentu yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN dan APBD.

Salah satu tujuan Ombudsman adalah mewujudkan negara hukum yang demokratis, adil dan sejahtera dan mendorong penyelenggaraan negara dan pemerintahan yang efektif dan efisien, jujur terbuka, bersih serta bebas dari KKN.

Saat membuka kegiatan tersebut, Walikota Tomohon yang diwakili Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Keuangan Jerry Patilima SH MM mengatakan bahwa pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini, sekaligus mengucapkan selamat datang kepada anggota Ombudsman Republik Indonesia.

‘’Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerjasama yang baik, sekaligus berharap semoga kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang sama dalam pemberian pelayanan yang optimal kepada masyarakat terutama dalam upaya membangun pelayanan publik yang baik di Kota Tomohon,” kata Patilima.

Seminar dan diskusi dengan fokus bahasan tentang supervisi pelayanan publik di Kota Tomohon melalui Undang-Undang nomor 37 tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia sebagai pengawas pelayanan publik dan Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik sangatlah tepat dan strategis.

Khusus untuk Kota Tomohon, Walikota Tomohon melalui Kabag Humas Albert Ruddy Lengkong SSTP Lengkong yang disampaikan Kasubag Humas Djufry Rorong SSos menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tomohon tentu akan senantiasa mengawasi pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

Seperti melalui dialog interkatif lewat radio, dialog dengan kalangan pers dan masyarakat.

‘’Semua kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya untuk mensosialisasikan seluruh program dan kegiatan pemerintah sekaligus mengetahui, menerima keluhan dan masukan dari masyarakat agar pelayanan publik yang optimal benar-benar diwujudkan dan diterima seluruh komponen masyarakat Tomohon,’’ kata Rorong. Dalam kegiatan juga Tim Ombudsman memberikan piagam penghargaan kepada Pemerintah Kota Tomohon atas pelayanan publik dan prestasi yang yang telah diberikan selama ini.

Penghargaan juga diberikan kepada pembawa materi yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Herman Gosal SE, Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Harison Dapu SSTP, Kepala Samsat Tomohon dan pemateri lainnya.

Selanjutnya Pranowo Dahlan selaku anggota Ombudsman RI dalam sambutannya mengatakan bahwa dipihnya Kota Tomohon sebagai tempat pelaksanaan karena Kota Tomohon terkenal sebagai Kota Damai, Sejuk dan Indah serta dekat dengan ibukota provinsi.

Turut hadir pada kegiatan yaitu Jajaran SKPD se-Kota Tomohon, para akademisi, tokoh-tokoh masyarakat tokoh-tokoh agama, LBH, perwakilan dari lembaga dan instansi terkait sekaligus sebagai pemateri seperti Kepala Imigrasi Manado Lumaksono, Kepala RSUP Prof Dr RD Kandou, dr Djolly Rumopa Spog, Wakapolres Tomohon Joudy Kalalo SSos, mewakili kantor Pertanahan J Supit SH MH serta tim dari Ombudsman yaitu Helena Tirajoh sebagai Kepala Perwakilan ORI Sulut dan Gorontalo, Dahlena, Nugroho Eko selaku Asisten ORI, Meilani Limpard dan Nazarudin dari perwakilan ORI Sulut dan Gorontalo. (ark)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading