Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Tomohon

TTP Lambat, Guru Tomohon Merasa Dianaktirikan

Ardi Kalumata   |   9 September 2011 – 17:06 WITA

Tomohon Today – Pencairan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) di Kota Tomohon dinilai pilih kasih. Pasalnya, pegawai di lingkup Pemkot sudah dicairkan, namun guru-guru belum juga dicairkan.

Hal ini terus mengundang tanya kaum ‘Oemar Bakrie’ di Kota Bunga. ‘’Sepertinya kami terus dianaktirikan. Sebab, setiap pencairan, selalu kami yang terlambat, apakah itu TTP maupun gaji,’’ ketus sejumlah guru.

Untuk itu, mereka meminta kepada Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE agar memperhatikan hal ini. Pantauan manadotoday, pegawai-pegawai non guru di lingkup Pemkot Tomohon sudah menerima TTP. (ark)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

& Komentar »

  • Recky Tombokan mengatakan:

    “Selama ini apa yang diperoleh seorang guru yang sungguh-sungguh barulah sebatas gaji yang masih jauh dari nominal ideal untuk jasanya–gaji yang tak bisa membayar kepuasan batin sebagai pendidik dan pengajar, gaji yang tidak bisa menunjang totalitasnya dalam menjalankan tugas. Dan dari masyarakat, guru mendapatkan apresiasi dalam bentuk social respect–guru dihormati dan disegani.”

    Paragraf di atas adalah kutipan komentar saya pada topik Guru Sertifikasi Perlu Pengawasan Ekstra, Manado Today 4 September 2011 – 22:04. Ternyata gaji yang belum memadai masih punya sahabat yang bernama “keterlambatan” pencairan seperti kasus Pencairan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) di atas tadi. Ini membuktikan bahwa pemerintah masih kalah peduli dari masyarakat dalam memberikan apresiasi terhadap guru.

    Semoga saja keterlambatan pencairan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP)untuk para guru di Tomohon bukan karena faktor kesengajaan. Meski begitu, apapun alasannya, pemerintah wajib memberikan penjelasan sejujur-jujurnya. Dan semoga pula kejadian ini tidak terulang di masa yang akan datang.

    “There are two kinds of people; those who do the work and those who take the credit. Try to be in the first group; there is less competition there.” — Indira Gandhi

    “Guru patut mendapatkan PENGHORMATAN tapi guru lebih membutuhkan KESEMPATAN untuk memperoleh apa yang sepantasnya mereka peroleh.”

    God Bless the (real) teachers.

  • Recky Tombokan mengatakan:

    “Selama ini apa yang diperoleh seorang guru yang sungguh-sungguh barulah sebatas gaji yang masih jauh dari nominal ideal untuk jasanya–gaji yang tak bisa membayar kepuasan batin sebagai pendidik dan pengajar, gaji yang tidak bisa menunjang totalitasnya dalam menjalankan tugas. Dan dari masyarakat, guru mendapatkan apresiasi dalam bentuk social respect–guru dihormati dan disegani.”

    Paragraf di atas adalah kutipan komentar saya pada topik Guru Sertifikasi Perlu Pengawasan Ekstra, Manado Today 4 September 2011 – 22:04. Ternyata gaji yang belum memadai masih punya sahabat yang bernama “keterlambatan” pencairan seperti kasus Pencairan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) di atas tadi. Ini membuktikan bahwa pemerintah masih kalah peduli dari masyarakat dalam memberikan apresiasi terhadap guru.

    Semoga saja keterlambatan pencairan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP)untuk para guru di Tomohon bukan karena faktor kesengajaan. Meski begitu, apapun alasannya, pemerintah wajib memberikan penjelasan sejujur-jujurnya. Dan semoga pula kejadian ini tidak terulang di masa yang akan datang.

    “There are two kinds of people; those who do the work and those who take the credit. Try to be in the first group; there is less competition there.” — Indira Gandhi

    “Guru patut mendapatkan PENGHORMATAN tapi guru lebih membutuhkan KESEMPATAN untuk memperoleh apa yang sepantasnya mereka dapatkan.”

    God Bless the (real) teachers.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading