Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Headline, Lintas Berita

Tuntut Bubarkan FPI, FKUKUB Demo di Kantor Gubernur Sulut

Redaksi Manado Today   |   28 September 2010 – 16:56 WITA

Manado Today – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan diri Forum Kebangsaan Untuk Kebabasan Umat Beragama (FKUKUB), di Sulut, Selasa (28/09/2010) sekitar pukul 15.00 Wita, mendatangi Kantor Gubernur Sulut, untuk menyampaikan aspirasi lewat demonstrasi.
Salah satu orator dalam aksi demo yakni dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), atas nama Muhamad Arifin Zainal, menyatakan pihaknya meminta tegas agar pihak pemerintah agar dapat membubarkan FPI, yang dinilai hanya merusak kerukunan umat beragama di Sulut.
“Kami mengcam keras akan tindakan kekerasan yang mengatasnamakan agama. Untuk itu kami meminta agar FPI untuk dibubarkan,” tegas Zainal.
Sementara itu, disampaikannya lagi, mereka juga menuntut agar pemerintah bekerjsama dengan pihak kepolisian, untuk mengusut akan penikaman bagi pendeta di jemaat HKBP Bekasi. Selain itu, meminta agar SKB 2 mentri agar segera dicabut.
“SKB 2 Menteri tersebut harus segera dicabut,” terangnya.
Sementara itu, dalam kunjungan tersebut, mereka sempat membakar poster dari Ketua FPI Habit Razit, sebagai tindakan menolak keras aksi dari FPI tersebut.
Dalam aksi tersebut juga, para mahasiswa nyaris menerobos pintu masuk ke gedung orang nomor satu di Sulut, sebab lamanya perwakilan dari Pemprov Sulut untuk menerima kunjungan tersebut. Kejadianpun sempat mengeluarkan teriakan dari para mahasiswa, yang menilai Pemprov Sulut, memandang sebelah mata akan aksi mereka.
“Kenapa tak ada yang mau menerima kami, atau karena Sulut aman,” teriak mereka.
Setelah dilakukan negosiasi, kemudian pihak Pemprov menerima kunjungan tersebut, dengan mewakilkan Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut, Roy Tumiwa, yang mengatakan, pihaknya akan menindak lanjuti tuntutan para pendemo ini, dan nantinya akan disampaikan kepada pemerintah pusat.
“Kami akan meneruskan tuntutan ini kepada pemerintah pusat,” ungkap Tumiwa. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading