Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Tuntut Pembangunan IPAL, Massa Teriaki Dekot Manado ‘Abu-abu’

Redaksi Manado Today   |   25 November 2010 – 21:08 WITA

 

Manado Today — Sekitar ratusan warga membanjiri Kantor Dewan Kota (Dekot) Manado, Kamis (25/11/2010) melakukan aksi demonstrasi menuntut dibangunnya Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).  Aksi demo sempat memanas diakibatkan, belum ada satupun legislator Tikala yang menemui pendemo, sehingga para wakil rakyat ini  diteriaki ‘abu-abu’ alias Kurang Jelas (KJ).
“Kami menilai ada dualisme di dekot. Padahal, IPAL sangat penting bagi pelestarian lingkungan,” tandas Ami Lolengan salah satu pendemo. 
 Para demostran ini, kemudian diterima ketua Komisi III Franklin Sinjal SH MH, dan langsung memberikan penjelasan singkat. “Kami sebagai wakil rakyat mengerti aspirasi warga ini. Jika beberapa waktu lalu, ada aksi demo serupa yang menolak pembangunan IPAL di Mega Mas, hari ini ada aksi demo anda sekalian menerima pembangunan IPAL. Kami tak menolak dibangunnya IPAL di Manado. Malah, kami mendukung IPAL harus dibangun, ” ujar Singal.
Selanjutnya, menurut Singal yang menjadi persoalan adalah peruntukkan lahan IPAL merupakan bagian dari lahan 16 persen, yang seharusnya dibangun hutan kota.
“Isi perjanjiannya harus dirubah, dalam arti perubahan peruntukkan. Ini harus dilakukan agar tidak berimplikasi hukum. Untuk lebih jelasnya, silahkan warga yang hadir menyampaikan aspirasi ini ke Pemerintah Provinsi (Pemprov), sebab IPAL adalah proyek pemprov,” kunci Sinjal.(mlz)

Tuntut Pembangunan IPAL,Dekot Diteriaki ‘Abu-abu’ //// jdl
Manado Today — Sekitar ratusan warga membanjiri Kantor Dewan Kota (Dekot) Manado, Kamis (25/11/2010)tadi melakukan aksi demonstrasi menuntut dibangunnya Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Menariknya, dalam aksi demo tersebut dekot diteriaki ‘abu-abu’ alias Kurang Jelas (KJ). Pasalnya, masa menilai situasi pro dan kontra masih ada di tubuh dekot. “Kami menilai ada dualisme di dekot. Padahal, IPAL sangat penting bagi pelestarian lingkungan,” tandas Ami Lolengan salah satu pendemo.. Saking panasnya aksi demonstrasi tersebut, dekot malah diteriaki abu-abu alias KJ. “Kami harap bapak dan ibu dewan tidak bersikap ‘abu-abu’ atau KJ dalam mendukung pembangunan IPAL. Manado butuh IPAL demi masa depan anak cucu kita pak,” ujar mereka. Tak tunggu lama, Ketua Komisi III Dekot Manado Franklin Sinjal SH MH langsung menerima aspirasi warga tersebut dengan memberikan penjelasan singkat. “Kami sebagai wakil rakyat mengerti aspirasi warga ini. Jika beberapa waktu lalu, ada aksi demo serupa yang menolak pembangunan IPAL di Mega Mas, hari ini ada aksi demo anda sekalian menerima pembangunan IPAL. Kami tak menolak dibangunnya IPAL di Manado. Malah, kami mendukung IPAL harus dibangun, ” ujar Singal.Lanjut Singal, yang menjadi persoalan adalah lahannya. IPAL yang hendak dibangun itu berdiri di atas lahan 16 persen, yang sebelumnya akan dibangun hutan kota. Makanya Dekot sudah menyerukan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Manado merevisi isi perjanjian. “Isi perjanjiannya harus dirubah, dalam arti perubahan peruntukkan. Ini harus dilakukan agar tidak berimplikasi hukum. Untuk lebih jelasnya, silahkan warga yang hadir menyampaikan aspirasi ini ke Pemerintah Provinsi (Pemprov), sebab IPAL adalah proyek pemprov,” kunci Sinjal.(mlz)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading