Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

Ujian Paket C di Bitung Terancam Batal

Staff Manado Today   |   5 Juli 2011 – 23:11 WITA

Bitung Today – Pelaksanaan ujian paket C setingkat SMA sederajat yang mulai dilaksanakan Selasa (05/07/2011) tadi dan akan berakhir Jumat (08/07/2011) yang diikuti oleh 369 peserta terancam batal.

Hal ini dikarenakan pelaksanaannya disinyalir telah terjadi parktek ‘Joki’ sejumlah peserta ujian. Menyusul adanya pengakuan dari sejumlah peserta maupun Joki itu sendiri.

“Saya mengantikan salah satu peserta yang tidak sempat mengikuti ujian paket C, dan diberi imbalan Rp 200 Ribu oleh salah satu kepsek,” aku salah satu Joki sembari memasuki ruangan tanpa rasa canggung.

Bukan itu saja, salah satu siswi mengaku baru lulus SMP tahun ini hadir di SMP Negeri 2 Kota Bitung, bersua dengan sejumlah wartawan yang meliput di pelaksanaan ujian Paket C, kehadirannya hendak mengganti saudaranya yang akan ikut ujian tersebut. Namun ketika akan memasuki ruangan, peserta yang akan digantikan sudah hadir.

Ironisnya lagi menurut pengakuan salah satu peserta yang enggan disebutkan, pada salah satu ruangan yang diawasi oleh pengawas LK, sesaat setelah soal dibagikan oleh LK, ia mengingatkan agar para joki yang mengantikan peserta yang tidak sempat ikut ujian agar tidak lupa menulis nama peserta yang diwakilkan pada lembaran jawaban.

“Saya ingatkan kepada joki agar menulis nama peserta yang diwakilkan dilembar jawaban, bukan nama joki,” ujar salah satu peserta mengutip apa yang dikatakan salah satu oknum pengawas yang beinisial Drs LK, sembari merasa kaget dengan pernyataan pengawas tersebut. Karena diketahuinya praktek seperti ini tidak diperkenankan karena melanggar aturan.

Terpisah, sekertaris panitia paket ujian paket C, Barnece Lumaja, ketika dikonfirmasi terkait masalah perjokian ini membantah keras jika ada perjokian dalam pelaksanaan ujian Paket C ini. Bahkan pihaknya menjamin tidak ada perjokian dalam pelaksanaan ujian paket C tahun ini .

“Tidak ada praktek perjokian,” tegasnya.

Disamping itu , John Palohan wakil Ketua Panitia pelaksanaan paket C menjamin bahwa pihaknya bebas dari joki, karena sebelum masuk ruangan sudah diumumkan masalah tersebut dan jika ketahuan tentu akan langsung ditindaki dengan mengelurkan dari ruangan.

“Masalah penggunaan joki sangat berat resikonya, karena jika ketahuan bisa saja hasil ujian paket C di Kota Bitung dibatalkan meskipun hanya satu peserta yang ketahuan dan ini tentu akan sangat merugikan,” ujarnya sembari mengaku tidak sempat melakukan razia pada pelaksanaan ujian di hari pertama karena waktu yang terbatas dan akan melaksanakan razia pada pelaksanaan ujian esok hari. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading