Wagub Sulut: Evaluasi Penyelamatan Danau Tondano Akan kembali Dilakukan
MANADO, (manadotoday.com) – Terkait kondisi danau Tondano di Kabupaten Minahasa yang kini memprihatinkan akibat tanaman Eceng Gondok, dan masuk di 15 danau di Indonesia yang berada dalam kondis kritis, mendapat tanggapan dari Wakil Gubernur Provinsi Sulut, Dr. Djouhari Kansil MPd.
Menurutnya, dirinya akan kembali melakukan evaluasi, terkait upaya penyelamatan danau Tondano, yang merupakan salah satu sumber pembangkit listrik di wilayah Bumi Nyiur Melambai ini.
“Saya akan lakukan lagi evaluasi terkait penyelamatan danau Tondano, terutama dari enceng gondok,” ucap Kansil, Selasa (17/7).
Kata Wagub, sebelumnya dirinya telah melakukan evaluasi, terhadap forum penyelamatan danau Tondano, yang didalamnya terdiri dari SKPD, UPT, LPN, serta stakeholders terkait dalam penyelamatan Danau tondano.
“Sebelumnya saya sudah lakukan evaluasi. Di evaluasi itu dibicarakan terkait apa yang akan dilakukan untuk menyelamatkan danau Tondano dari kedangkalan. Itu yang akan saya evaluasi lagi dalam waktu dekat ini,” tandasnya.
Diketahui, kritisnya danau Tondano, ditetapkan pada Konferensi Nasional Danau Indonesia I yang dilangsukan di Bali tahun 2009 lalu.
Selain danau Tondano, kondisi serupa terjadi untuk danau Tempe dan danau Matano di Sulawesi Selatan, Danau Rawapening di Jawa Tengah, Danau Batur di Bali, dan beberapa danau lain di pulau Sumatera. (ton)









Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.