Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Headline, Manado

Walhi Keluarkan Petisi Prihatin Kondisi Lingkungan Sulut

Redaksi Manado Today   |   13 Oktober 2010 – 22:06 WITA

Manado Today- Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) mengeluarkan delapan poin petisi terkait kondisi lingkungan di Sulawesi Utara (Sulut), guna diselamatkan secara ekologi sehingga tidak berdampak buruk bagi kepentingan manusia.
“Petisi dikeluarkan seiring dengan keprihatinan dan kecewa atas tindakan dan kebijakan yang dilakukan semua stakeholder termasuk pemerintah, tentang penghancuran dan eksploitasi besar-besaran sumber daya alam di Sulut,” kata Manajer Database dan Penyelamatan Lingkungan Walhi Sulut, Angel Palit, melalui press rilis kepada wartawan, di Manado, Rabu(13/10/2010)
Isi petisi itu diantaranya meminta kewenangan Gubernur Sulut agar segera menutup perusahaan tambang PT Meares Soputan Mining dan Tambang Tondano Nusajaya, karena diduga belum mendapatkan izin lingkungan dan amdal dari Kementerian Lingkungan Hidup serta belum terakomodir dalam rencana tata ruang wilayah.
Mendesak pemerintah Kota Manado menghentikan rencana pembangunan IPAL di reklamasi pantai Manado, dengan melakukan kajian lingkungan, sosial ekonomi dan menggelar konsultasi publik. Mencabut mandat Dewan pengelola Taman Nasional Laut Bunaken karena dalam menjalankan tugasnya tidak transparan.
Memberikan peringatan keras kepada PT Pertamina Geothermal Lahendong untuk menghormati dan menghargai hak-hak masyarakat adat yang hidup bertani dilokasi sumur panas. Menginstruksi pemerintah Kabupaten Bolmong dan Bolmong Timur melakukan audit lingkungan kepada PT Avocet Minning dan menghentikan ekspansi perusahaan di wilayah konsensinya.
Mendesak kepada pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menghentikan aktifitas PT Sumber Energi Jaya di Desa Karimbouw yang belum miliki amdal sekaligus menyelamatkan warga sekitar dari bencana ekologis dan kekurangan lahan pertanian. Kemudian meminta menghentikan rencana pengoperasian tambang emas PT East Minning Coorporate karena ancaman masyarakat Sangihe terhadap kekurangan air bersih.
Mendesak juga kepada pemerintah Bolmong Selatan tidak memberikan izin pembukaan lahan perkebunan sawit 42 ribu hektar kepada perusahaan luar akan menimbulkan konflik horizontal dengan masyarakat setempat, serta meminta mencabut izin pertambangan kepada Boroko Group seluas 86 ribu hektar di Bolmong Utara karena akan mengancam ketersediaan pangan di daerah itu. (Vian)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading