Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

Warga Buyat Minta Pemerintah Sediakan Pasokan Air Bersih

Tonny Sumakul   |   3 Februari 2012 – 22:40 WITA

Dari Rapat Mediasi Pemenuhan Hak Warga Buyat dengan Komnas HAM RI
Manado, (manadotoday.com) – Bertempat di ruang Mapaluse kantor gubernur Sulawesi Utara, Jumat (3/2) sore tadi, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI, menggelar rapat mediasi pemenuhan hak atas kesehatan warga eks daerah tambang PT Newmont Minahasa Raya (PT NMR) di Buyat dan sekitarnya.
Dalam rapat tersebut, terungkap bahwa warga Buyat, kini membutuhkan air bersih, untuk kebutuhan hidup mereka sehari-hari.
“Dari penelitian lalu, air di Buyat tercemar. Kami sangat membutuhkan air bersih,” ujar Ketua Kelompok Kesehatan Masyarakat Buyat, Faizal Paputungan.
Ia menjelaskan, warga Buyat memang menemukan sumber air di mata air Lotung, yang dinilai layak dikonsumsi. Namun, tak mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat.
Hal yang sama juga disampaikan Sangadi Buyat I. menurutnya, warga saat ini sangat membutuhkan air bersih.
“Memang saat ini PT NMR memberikan jaringan air bersih. Tapi, jika tak ada aliran listrik, dalam sehari hanya akan mengalir satu kali saja,” terang Sangadi itu.
Dalam pertemuan tersebut juga terungkap, bahwa warga di Desa Minanga, harus membeli air seharga Rp 10 ribu untuk tiga gallon, dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
Sementara itu, komisioner Sub Komisi Mediasi Komnas HAM RI, M Ridha Saleh, mengatakan, bahwa mediasi yang dilakukan Komnas HAM antara warga Buyat dengan Pemprov Sulawesi Utara, pada 24 Maret 2011, sudah disampaikan agar Pemprov dan Pemerintah Kabupaten di sekitar Buyat, untuk bertindak atas pemenuhan air bersih di Buyat.
“Dari hasil lalu, Pemprov Sulut, pemkab Minahasa Tenggara (Mitra,red), dan Pemkab Bolmong Timur (Boltim,red) harus mencarikan alternatif penggunaan air bersih bagi masyarakat Buyat,” jelas Saleh.
Sementara Pemprov Sulut melalui Sekprov Ir. Siswa Rachmat Mokodongan, dalam pertemuan itu, meminta semua pihak berkompeten dalam masalah di Buyat, untuk memenuhi permintaan warga.
“Saya harapkan agar masalah ini segera diselesaikan, agar warga di Buyat akan mendapatkan air bersih sebagai kebutuhan hidusp sehari-hari,” tegas Mokodongan.
Pada kesempatan itu, Mokodongan memberikan kesempatan pada Yayasan Pembangunan Berkelanjutan Sulawesi Utara (YPBSU) untuk menyelesaikan perbaikan saluran air bersih di Buyat.
“Saya harapkan itu segera dilakukan,” tukasnya. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading