Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Warga Desak Pertamina Buka Agen Pengisian Elpiji Hingga ke Desa

Manado Today   |   7 Juni 2011 – 21:34 WITA

Manado Today – Masyarakat penerima tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) di Kabupaten Minahasa, mendesak pihak Pertamina untuk membuka agen pengisian elpiji hingga ke desa-desa. Pasalnya, mereka tak mungkin datang ke Kota Manado hanya untuk melakukan pengisian elpiji.“Hingga kini,  belum ada agen penjual elpiji di desa. Padahal sudah mulai menggunakan pengganti minyak tanah itu,” kata Ibu Syenny Kaunang, salah satu Kecamatan Tombulu, Selasa (7/6/2011).

Menurutnya, mereka dipanggil hanya untuk menerima tabung, regulator, dan kompor, tapi mereka tak tahu mengisi elpiji dimana, sebab Pemda sendiri tidak menyampaikan secara pasti lokasi pengisian gas.

Hal senada juga disampaikan Lineke,  dimana sudah sekitar seminggu menerima tabung beserta perlengkapan elpiji dan sesuai penjelasan digunakan sekitar dua minggu, ini berarti ada satu minggu lagi batasnya kemudian harus melakukan pengisian atau mengganti tabung.

“Agen penjual elpiji supaya segera ditunjuk, sebab bila tidak ada tempat pengisian di lokasi terdekat, maka terpaksa akan menelantarkan peralatan konversi yang telah diterima tersebut,” kata Lineke.

Sekretaris Desa Rumengkor, Kecamatan Tombulu, Minahasa, Agustinus Rawung, mengatakan, pihak ketiga yang ditugasi membawa tabung elpiji dan peralatannya tersebut hanya menyampaikan kepada pemerintah daerah bahwa pengisian dilakukan di Pertamina.

“Yang jadi pertanyaan, apakah di kantor Pertamina atau di mana, sebab kalau di kantor Pertamina berarti hanya ada di Kota Manado dan Bitung, nah apakah masyarakat harus membawa tabung elpiji di tempat tersebut ?,” kata Agustinus.

Agustinus mengaku, kendati belum semua tabung terbagi ke masyarakat, tetapi sebagian besar masyarakat desa menyambut positif konversi minyak tanah ke gas tersebut, hanya masalahnya pada agen pengisi elpiji yang belum tersedia.

Hanny, salah satu petugas di pangkalan minyak tanah di Manado, mengatakan, pelaku usaha kurang tertarik menjual gas elpiji 3 kilogram tersebut karena keuntungan yang relatif tipis.

“Menjadi agen elpiji bersubsidi hanya ditawari keuntungan sekitar Rp1000 per tabung, ini tidak sebanding dengan ongkos angkut pengepakan tabung di pangkalan, karena itu minta pemerintah untuk menambah margin bagi agen elpiji,” kata Hanny. (ann/ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading