Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Minahasa

Warga Langowan Dihebohkan Penemuan Bunga Bangkai

Staff Manado Today   |   13 November 2011 – 16:25 WITA

Langowan, MTC – Fenomena aneh dan langka terjadi pertama kalinya di Tanah Minahasa, Lebih Khusus Kecamatan Langowan Barat (Labar). Bunga Amorphophallus Paeoniifolius atau biasa disebut bunga bangkai tumbuh di pekarangan rumah milik Keluarga Maengkom -Massie di Kecamatan Langowan Barat Desa Walantakan Jaga I.
Keberadaan bunga yang mengeluarkan bau bangkai itu, pertama kali diketahui Miszel , sejak jumat (11/11/11), Ketika sedang duduk ngobrol bersama sang adik Pey Massie di pores rumah. Kemudian saja Pey dengan rasa aneh menunjuk jarinya kepada Miszel untuk melihat bunga yang warnanya kelihatan sangat aneh.
Bunga BangkaiRasa penasaran membuat dirinya berdiri dan mencari tunjukan jari Pey tersebut. Ternyata, tunjukan Pey tersebut merupakan tanaman langkah yang tumbuh di pekarangan rumahnya. “Pas kita badiri pigi lia, kita mati heran dengan dia pe bentuk dengan dia pe warna, seketika itu jo kita langsung pangge pe Pey untuk lia tu bunga, Pey le ta kage pas lia tu bunga ini, mar waktu dapa lia tu bunga ini masih ta tutup dengan rumpu. Saat itu torang langsung ada pemikiran mungkin ini bunga Rafflesia yang tumbu besar itu, padahal kote bunga itu merupakan jenis bunga Amorphophallus Paeoniifolius atau bunga Bangkai.
Ia mengaku kaget dengan keberadaan bunga bangkai itu. “Awalnya hanya tumbuh tunas yang kemudian mekar dan mengeluarkan mahkota,” ujar Miszel yang ditemani Winston Maengkom Suaminya .
Dijelaskan Miszel dan Winston bau membusuk yang keluar dari bunga berwarna merah itu biasanya terjadi pada sore menjelang malam hari. Aromanya akan semakin menyengat pada tengah malam. “Kalau baunya sudah keluar, kami sekeluarga tidak sanggup menahan aromanya, seperti mencium bangkai tikus di depan hidung saja,” tukas keduanya kepada manadotoday.
Bunga BangkaiBunga Amorphophallus Paeoniifolius atau bunga bangkai yang memiliki tinggi 45 cm itu, sontak mendapatkan perhatian dari warga sekitar yang ingin melihat langsung fenomena langka ini. Sebab, bunga bangkai ini biasanya tumbuh di pedalaman hutan rimba.
Revelino Toar salah seorang warga Langowan yang turut menonton bunga bangkai itu mengaku baru pertama kali melihatnya secara langsung. Toar mengaku selama ini hanya tahu bentuk bunga bangkai dari televisi atau dari surat kabar (Media). “Baru ini kali komang kita lia bunga sama dengan ini, yang lebeh aneh dia ada bertumbu di pekarangan bunga yang se-tahu kita dia tumbu di Hutan,” Heran Toar menatapnya.
Seperti yang di lansir di situs _www.prestylarasati.wordpress.com Memang jenis bunga Amorphophallus Paeoniifolius tersebut banyak ditemui di sembarang tempat asalkan tanahnya tidak terlalu berair dan kandungan humusnya tinggi. Berbeda dengan jenis Amorphophallus Titanum (bungan bangkai lainya, red) yang hanya bisa ditemui di daerah hutan.(vel)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading