Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Tomohon

Warga Luar Dominasi Rekrutmen CPNS Tomohon

Redaksi Manado Today   |   26 Desember 2010 – 17:22 WITA

FPKT : Ini Merupakan Pelecehan Untuk Warga Tomohon !

Tomohon Today – Kelulusan CPNS di Kota Tomohon tahun 2010 disoal warga Tomohon. Pasalnya, dari 270 formasiyang tersedia, hanya 70 kursi yang terisi warga Tomohon, dan sisanya merupakan warga daerah lain, seperti Tondano, Kawangkoan dan Manado.
”Ini merupakan pelecehan terhadap warga Tomohon. Pihak kepolisian maupun kejaksaan harus mengusut masalah rekrutmen CPNS di Tomohon karena kami menduga sarat rekayasa,” tegas Ketua Forum Masyarakat Kota Tomohon (FPKT) Theodorus M Tuerah kepada manadotoday Minggu (26/12/2010).
Bahkan Sonny G Tombokan SSos, warga Tomohon lainnya. mengungkapkan, kuat dugaan ketidak beresan dalam perekrutan CPNS di Kota Tomohon.
”Ada informasi oknum pegawai BKD terlibat menjadi calo dalam perekrutan CPNS. Oknum tersebut sudah bertahun-tahun melakoninya. Ini harus diusut,” tegas Tombokan.
Berdasarkan informasi kedua warga ini, dari daftar domisili yang lulus, ada tiga daerah luar Tomohon yang mendominasi daftar CPNS yang lulus terutama Tondanon, Manado dan Kawangkoan. (ark)
Dikirim melalui Facebook Seluler
Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

& Komentar »

  • Max Wilar mengatakan:

    Soal perekrutan CPNS kota Tomohon yang dipimpin Plt Sekretaris Kota Tomohon Ir Laurens Bulo MSc MM, selaku ketua — yang “konon” berasal dari Toraja — sudah berlangsung dan sudah ditetapkan hasilnya. Siapa yang lulus dan siapa yang tidak lulus, tentu diserahkan pada proses yang normatif sesuai ketentuan yang berlaku dan moral yang benar. Kalau ada proses yang tidak benar dan moral yang tidak benar, tentu bisa dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk diusut dengan sebagaimana mestinya sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kalau ada indikasi rekayasa tertentu sebagaimana yang “disinyalir” saudara Theodorus Tuerah — yang adalah juga kakak dari Dr Philo Tuerah Rektor UNIMA — kita serahkan pada penyelidikan pihak yang berwewenang. Saya juga dengar dari saudara Didi Ekel, anggota Badan Pengawas PDAM kota Tomohon, bahwa waktu ujian CPNS di kota Tomohon, ternyata banyak mobil dari luar daerah yang menumpang parkir di halaman kantoirnya yaitu PDAM kota Tomohon. Memang pendaftaran bersifat terbuka sehingga siapa saja bisa mengikutinya. Artinya persaingan sangat ketat. Hanya saja dari para peserta ujian mengeluhkan karena ujian dilaksanakan seperti berkerumun saja. Orang Tomohon tentu tidak boleh mengklaim bahwa kota Tomohon adalah untuk orang Tomohon belaka. Mudah2an akan ada orang Tomohon juga yang berkarir di Toraja sama seperti Bulo dan Lamba yang berkarir di Tomohon. Tomohon kata Graafland adalah pusat Minahasa. Hanya saja, Tomohon harus jelas antara terang dan gelap. Mengapa? Sebab Tomohon merupakan daerah di Minahasa Raya yang tidak ada pelabuhan laut. Yang ada hanyalah “pelabuhan ke surga” yaitu “kantor sinode GMIM”. Kita bangga bahwa Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Kota Tomohon Drs Yan Lamba — yang juga berasal dari Toraja — hanya saja yang disayangkan karena dieranya juga tersandunglah Walikota Jefferson Rumajar dan sekarang terdakwa kasus dugaan korupsi oleh KPK. Tomohon harus menolak setiap bentuk ketidakbenaran. Korupsi harus ditolak. Penyeleweng administrasi Tata Usaha negara juga harus ditolak. Moral birokrat yang tidak benar juga harus ditolak. Tomohon harus jadi kota kebenaran yang baik untuk semua. Soal keluhan Tuerah, tentu harus dijawab oleh panitia yang diketuai Bulo. Pakatuan wo Pakalawiren ###

  • rojer mengatakan:

    Yang namanya CALO perekrutan CPNS itu kan lagu lama. Calo tidak bisa berbuat apa-apa kalau tidak ada orang dalam.Jadi yang jelas itu semua mekanisme tidak resmi yang memang sudah dijalankan pemerintah disemua daerah untuk menarik keuntungan dari para calon CPNS serta NEPOTISME.

    Siapa yang tidak tahu kalau masuk pegawai negeri sipil didaerah harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit ? Itu rahasia umum.

  • flo mengatakan:

    Itulah sebabnya indonesia susah untuk maju. Siapa punya uang dialah yg ‘masuk’.yg pintar dan punya loyalitas jika tak punya uang tersingkir! Ck ck ck..

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading