Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Tenggara

Warga Mitra Kembali Pertanyakan Dana Hibah Pemkab Minsel

David Masengi   |   26 Mei 2012 – 10:00 WITA

RATAHAN (manadotoday.com) – Elemen masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara kembali mempertanyakan realisasi sisa pemberian dana hibah dari  Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.

Pasalnya dana hibah sebesar Rp 18 Milliar yang nerupakan kewajiban Kabupaten Minsel sebagai induk dari kabupaten Mitra baru terealisasi Rp 9 Miliar.

”Kami minta agar Pemkab Minsel konsisten dan jangan lepas tangan membantu Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yang merupakan kabupaten yang dimekarkan dari Minsel,” ujar Jantje Tarek tokoh masyarakat Mitra.

Pemberian dana hibah ini kata Tarek bukan karena belas kasihan, karena  merupakan anjuran undang-undang. Dimana Kabupaten Induk dalam hal ini Minsel berkewajiban memberikan dana untuk menghidupi Kabupaten Mitra setelah berpisah dari induknya.

”Namun hingga memasuki tahun ke 5 setelah pemekaran, Pemkab Minsel terkesan lepas tangan dan membiarkan anaknya dengan hanya memberikan hibah sekiitar Rp 9 miliar. Sementara sisanya yang sudah tertata sebagai salah satu sumber dana dalam APBD Mitra tak kunjung disuplai oleh Pemkab Minsel,” ujarnya.

Akibat Pemkab Minsel terkesan lepas tangan, persoalan ini menjadi temuan BPKP dan mempengaruhi opini pengelolaan keuangan pemerintah kabupaten Mitra.

”Pemkab Minsel jangan lepas tangan, dengan mengemukakan sejumlah alasan, karena beberapa waktu lalu Pemkab Mitra sudah sempat memasukan pertanggungjawaban penggunaan anggaran hibah yang sudah diserahkan ke Pemkab Mitra,” ujarnya lagi.

Sementara itu juru bicara Pemkab Mitra Drs Ezra Sengkey, Msi mengatakan, itu merupakan tanggung jawab dari Pemkab Minsel untuk memberikan hibah ke Kabupaten Mitra sesuai dengan amanat undang-undang pemekaran Mitra yang diketuk saat pemekaran lalu.

Menurutnya kalau Pemkab Minsel tidak memberikan sisa hibah ke Mitra otomatis mempengaruhi opini keuangan baik di Mitra dan di Minsel.

“Setahu saya persoalan ini sudah dipahami oleh Aisten III Pemkab Minsel, bapak James Tombokan, apalagi saat pemekaran beliau sebagai kabag keuangan,” tukasnya.(dav)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading