Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

Warga Paceda Minta PT AMR dan MNS Seriusi Masalah Pencemaran Udara

Aldy Monareh   |   6 Juli 2012 – 20:54 WITA

Minta Pihak Perusahaan Lakukan Pembebasan Tanah Warga

BITUNG, (manadotoday.com) – Warga RT 019/020 Kelurahan Paceda Kecamatan Madidir, meminta agar PT AMR dan MNS segera mengambil langkah kongkrit dalam menyikapi permasalahan pencemaran udara yang saat ini sedang dialami warga. Hal ini terungkap dalam hearing antara Komisi C DPRD Bitung, PT AMR, PT MNS dan warga Paceda, Jumat (6/7) siang tadi.

Sano Hambel salah satu perwakilan masyarakat Paceda, dihadapan personil Komisi C mengatakan masalah polusi udara yang berasal dari cerobong perusahaan dan timbunan batu bara perusahaan sudah berlangsung lama tapi sampai saat ini belum ada tindakan serius dari pihak Perusahaan.

”Bayangkan saja, hingga air untuk mandi, dan dapur sebagai tempat memasak sudah dipenuhi debu yang berasal dari cerobong dan timbunan batu bara milik kedua perusahan ini. Tapi belum ada tindaklanjut dari pihak Perusahaan,” ujarnya.

Sebagai warga kata Hambel, tentu sangat menghargai ada perusahaan di lingkungan mereka, karena banyak warga Paceda yang terakomodir bekerja di perusahaan.  ”Tapi perusahan juga harus  memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat sekitar agar antara warga dan perusahaan saling diuntungkan. Karena Jika tidak warga akan terus tercemar,” ujarnya.

Karena itu Hambel mengusulkan agar permasalahan ini tidak menimbulkan konflik yang tidak diinginkan, sebaiknya pihak Perusahaan segera membebaskan lahan di sekitar perusahaan agar warga tidak akan lagi diperhadapkan dengan masalah pencemaran udara.

”Kami siap di relokasi kapan saja,” ujar Hambel.

Menyikapi hal ini Perwakilan PT MNS dan AMR menyatakan bahwa keluhan ini akan mereka sampaikan ke manajemen.

”Ini akan menjadi modal kami untuk disampaikan ke Manajemen. Dan kami berharap warga akan bersabar menunggu keputusan pimpinan. Tapi pada intinya akan tetap berupaya mengikuti kemauan warga, ”ujar perwakilan PT MNS.

Sementara itu Ketua Komis C Lexy Mantiri menyatakan harus ada penanganan khusus dalam rangka meminimalisir dampak yang ada sebelum masyarakat di relokasi.

”Kita akan melakukan upaya mencari solusi terbaik. Dan akan memonitor langkah-langkah penanganganan, bersamainstansi terkait agar ini tidak akan terus bermasalah,” ujar Mantiri.

Diketahui sejumlah anggota Komisi C yang hadir, Superman Gumolung, Harto Kahiking, Bobby Dumgair, Meno Tairas dan Lukman Djafar. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading