Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

Warga Tetap Bersikukuh Duduki 52 Hektar Tanah Erphact di Tanjung Merah

Aldy Monareh   |   19 Maret 2012 – 18:52 WITA

Bitung, (manadotoday.com) – Ribuan warga yang berasal dari Kelurahan Manembo-nembo, Tanjung Merah dan Sagerat tetap bersikukuh ingin menduduki tanah Erphact eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Asa seluas 52 hektar di Kelurahan Tanjung Merah, yang bakal diperuntukan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Hal ini terungkap ketika ribuan warga ini mendatangi kantor DPRD Bitung, yang diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Bitung Santi G Luntungan, serta sejumlah anggota DPRD Senin (19/3/2012) siang tadi.
Dalam tuntutannya ribuan warga meminta agar Pemkot Bitung segera memberikan lahan tersebut dijadikan areal pemukiman seperti halnya eks HGU lainnya di Kota Bitung.
”Kami minta Pemkot dan DPRD akan segera menyelesaikan serta dapat memberikan rekomendasi atas persoalan ini. Dan kami akan tetap mendiduki tanah yang sudah sekian lama tidak dimanfaatkan dikarenakan PT ASA tidak memanfaatkan lagi lahan ini sebgai HGU,” ujar Rudolf Wantah salah satu perwakilan masyarakat sembari menambahkan agar Pemkot Bitung tidak memaksakan lahan ini dijadikan sebagai KEK, hanya karena pemerintah lebih mengutamakan kepentingan Pengusaha sementara mengabaikan kepentingan warga.
Menanggapi hal ini, Asisten 1 yang mebidangi Pemerintahan dan Kesra  Pemkot Bitung Fabian Kaloh mengatakan permasalahan ini harus diselesaikan secara jeli dan bijaksana dan menyatakan mendukung keinginan warga yang akan mengambil alih lahan ini. Hanya saja kata Kaloh harus sesuai mekanisme yang saat ini sementara berproses di pemerintah Pusat.
”Jika tanah ini milik warga Pemkota Bitung akan bersama-sama dengan masyarakat,” ujarnya sembari menghimbau agar warga mendiakan agar proses ini sevepatnya tuntas.
Semantara itu Kepala BPN Bitung Risman Suhendi SH yang hadir dalam hearing ini menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan proses jalannya permasalahan tanah eks HGU PT ASA di BPN pusat.
”Kami sementara menunggu dan mengawasi persoalan pengembalian tanah Negara ini yang sementara berproses di BPN pusat,” terangnya.
Disatu sisi aksi yang dilakukan ribuan warga Manembo-nembo, Tanjung Merah dan Sagerat ini menduduki lahan Erphact Eks HGU PT ASA, mendapat support dari sejumlah anggota DPRD. Merekamenyatakan apapun resikonya akan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat banyak. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading