Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Wawali Manado Temui Warga Sekitar Bandara

Aldi Mawitjere   |   30 Juli 2012 – 16:21 WITA

Soal Akses Jalan yang Rusak MANADO, (manadotoday.com) – Kepedulian terhadap berbagai keluhan masyarakat di sekitar Bandar Udara (Bandara) Sam Ratulangi Manado, ditunjukan Wakil Walikota Harley AB Mangindaan. Dengan menggunakan mobil dinas DB 5 A, Senin (30/7) , Wawali langsung berinteraksi dengan warga enam desa yang melakukan unjuk rasa kepada PT Angkasa Pura sebagai pengelola Bandara Sam Ratulangi, meminta perusahaan milik Negara itu memperbaiki akses jalan di sekitar Bandara.Menurut Ai, sapaan akrab Wawali, kedatangan dirinya hanya sebatas untuk membantu menyelesaikan persoalan warga. Pasalnya, perbaikan akses jalan sekitar Bandara harus dilihat dulu status jalan tersebut. Sebab, untuk penanganan jalan ada aturan mainnya termasuk kewenangan. Ada jalan merupakan kewenangan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) serta Kabupaten/Kota. Apalagi, tambah Mengindaan, jalan sekitar Bandara Sam Ratulangi itu melewati dua daerah yakni Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Meski demikian, tandas Wawali, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado akan mengalokasikan dana untuk perbaikan jalan, jika jalan tersebut masuk dalam kewenangan Pemkot.

“Kita dari Pemkot Manado akan menganggarkan dana perbaikan jalan dalam APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Perubahan tahun 2012, juga dalam APBD tahun 2013. Tetapi kita akan lihat dulu, jangan sampai menabrak aturan, Jika jalan itu jalan propinsi, kami Pemkot Manado dan Pemkab Minut akan membantu menyampaikan ini kepada pihak propinsi,”pungkas Wawali, didampingi Camat Mapanget Lenda Pelealu.

Tampak hadir pula Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minut yang diwakili Badan Kesbangpol. Sementara, General Manager (GM) PT Angkasa Pura, Maslin Pangabean, mengatakan pihaknya sangat peduli terhadap warga di sekitar Bandara. Kepedulian itu ditunjukan dengan membangun berbagai fasilitas yang dibutuhkan. Hanya saja, PT Angkasa Pura tidak bisa membantu jika status jalan itu kewenangan pemerintah.

“Kita tidak ingin terjadi tumpang tindih, tapi pada dasarnya kita selalu siap untuk membantu warga di sekitar Bandara. Telah banyak yang telah kita buat, tetapi tidak dipublikasikan,”ujar Pangabean.

Perwakilan enam desa masing-masing Wusa, Patokaan, Teep, Warisa, Binatin, dan Kampung Baru, yang dipimpin Norman Wulur, meminta pihak PT Angkasa Pura untuk memperbaiki jalan sekitar Bandara yang rusak parah. Bahkan, untuk menyampaikan hal itu, warga melakukan aksi unjuk rasa serta menanami jalan yang berlubang dengan batang pisang.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading